Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Ace meminta Kmenterian Agama (Kemenag) segera menindaklanjuti pengumuman Arab Saudi tersebut dengan memastikan berapa kuota untuk jemaah haji asal Indonesia yang bisa berangkat ke tanah suci.
JAKARTA, BUKAMATA - Arab Saudi mengumumkan bakal menerima 1 juta jemaah haji tahun ini. Komisi VIII DPR meminta Kementerian Agama (Kemenag) segera memastikan berapa kuota jemaah RI. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily menyambut baik kabar tersebut.
“Alhamdulillah, umat Islam Indonesia patut bersyukur atas dibukanya kembali penyelenggaraan haji tahun 2022 ini setelah dua tahun tidak diberikan kesempatan kepada umat Islam yang berada di luar negara Arab Saudi," kata Ace saat pada wartawan, Sabtu (9/5/3022).
"Pengumuman ini telah menjawab kepastian pelaksanaan haji tahun ini,” sambungnya.
Ace meminta Kmenterian Agama (Kemenag) segera menindaklanjuti pengumuman Arab Saudi tersebut dengan memastikan berapa kuota untuk jemaah haji asal Indonesia yang bisa berangkat ke tanah suci.
“Hal ini perlu ditindaklanjuti dengan pelaksanaan teknis terutama yang penting adalah kepastian alokasi kuota bagi muslim Indonesia. Kementerian Agama harus segera memastikan berapa jumlah pasti yang diberikan bagi Indonesia karena menyangkut dengan persiapan anggaran yang akan dibebankan kepada setiap jemaah haji,” kata dia.
Politikus Golkar itu menyebut besarnya biaya haji akan bergantung pada jumlah kuota haji Indonesia.
“Kami Panja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) saat ini akan segera menetapkan Bipih (biaya yang disetorkan setiap jamaah) berdasarkan atas jumlah kuota,” kata Ace.
“Penyusunan Bipih ini akan dihitung berdasarkan atas kebutuhan tiket pesawat, akomodasi, konsumsi dan transportasi di Arab Saudi dan dalam negeri, dan keperluan jamaah lainnya yang dibutuhkan para jamaah,” tutur dia menambahkan.
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50