Aswad Syam
Aswad Syam

Rabu, 10 November 2021 11:17

OJK
OJK

OJK Tutup OVO, Begini Instruksi untuk Nasabah

OJK resmi menutup OVO. Begini instruksi untuk nasabah.

JAKARTA, BUKAMATA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT OVO Finance Indonesia. Itu tertuang dalam Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-110/D.05/2021 tanggal 19 Oktober 2021.

Di situ disebutkan, perusahaan pembiayaan yang beralamat di Gedung Lippo Kuningan Lantai 17 Unit D, Jalan HR. Rasuna Said Jakarta itu tidak lagi memegang izin OJK.

Izin usaha OVO juga dicabut. Berlaku sejak Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan pada ditetapkan, yakni, 19 Oktober 2021.

“Dengan telah dicabutnya izin usaha dimaksud, perusahaan dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang perusahaan pembiayaan,” tulis keterangan resmi OJK yang ditandatangani Kepala Departemen Pengawasan IKNB 1A selaku Plh. Deputi Komisioner Pengawas IKNB I itu.

Dalam pengumuman OJK itu, OVO juga diwajibkan menyelesaikan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, sesuai dengan ketentuan Pasal 112 POJK Nomor 47/POJK.05/2020 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah, Perusahaan yang telah dicabut izin usahanya dilarang untuk menggunakan kata finance, pembiayaan, dan/atau kata yang mencirikan kegiatan pembiayaan atau kelembagaan syariah, dalam nama perusahaan.

Berikut pengumuman OJK tersebut:

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT OVO Finance Indonesia. Hal itu disampaikan melalui Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-110/D.05/2021 tanggal 19 Oktober 2021.

  • Penyelesaian hak dan kewajiban debitur, kreditur dan/atau pemberi dana yang berkepentingan
  • Memberikan informasi secara jelas kepada debitur, kreditur dan/atau pemberi dana yang berkepentingan mengenai mekanisme penyelesaian hak dan kewajiban
  • Menyediakan pusat informasi dan Pengaduan Nasabah di Internal Perusahaan.
#OJK

Berita Populer