LUTIM, BUKAMATA - Berawal dari penangkapan HP pada Sabtu, 14 Agustus 2021 lalu, sekita pukul 12.10 Wita, di Desa Pasi-Pasi Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, Densus 88 dibantu personel Polres Luwu Timur bergerak menciduk dua teroris lainnya.
Mereka adalah SF, diamankam pada Senin, 16 Agustus 2021, pukul 08.00 Wita di daerah Wawondula, Luwu Timur. Juga SAT diamankan di Jl Poros Masamba-Wotu, Luwu Timur, Sulsel.
HP dan SF merupakan alumni pelatihan militer di Moro, Filipina. Lalu mereka melakukan pelatihan tadrib di Kolaka Utara, Sultra pada kurun waktu 2011-2012.
HP merupakan alumni Moro angkatan 3. Juga berperan sebagai pemasok senjata dan tempat yang digunakan selama pelatihan. Sedangkan SF alumni angkatan 1 pelatihan militer Moro, Filipina dan ikut melatih di Kolaka Utara.
Mereka tergabung dalam kelompok Jamaah Islamiyah (JI) wilayah Lutim.
Turut diamankan sejumlah barang bukti, antara lain, senjata laras panjang M16 satu pucuk, Revolver organik satu pucuk, satu laras M16 terpotong, 1 bold laras panjang M16, 1 kompensator, magazen 2 pabrikan untuk M16, magazen 2 plastik, detanator 5, 124 butir amunisi taham 5.56 mm, 3 butir amunisi hampa 5.56 mm, 2 butir amunisi karet 5.56 mm, 1 panah beserta 3 busur, dan 2 pucuk FN Organik.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan membenarkan adanya penangkapan itu. Menurutnya, Densus 88 masih melakukan pengembangan.
"Nanti kami sampaikan informasi detailnya," jelas Kombes Zulpan.
TAG
BERITA TERKAIT
-
30 Eks Napi Teroris Dilatih Jadi Teknisi AC
-
Penculikan Massal Perempuan dan Anak-anak di Nigeria, WNI Dipastikan Aman
-
Bom Meledak di Istanbul, 6 Orang Dikabarkan Tewas
-
Polisi Pastikan Sulsel Aman dari Aksi Terorisme
-
ACT Bantah Biayai Aksi Terorisme, Ibnu Khajar : Bantuan Tidak Boleh Dipertanyakan untuk Siapa