Ririn
Ririn

Selasa, 30 Maret 2021 10:13

Makam George Floyd. (Reuters)
Makam George Floyd. (Reuters)

Video Detik-detik Kematian George Floyd Ditayangkan di Pengadilan

Itu menunjukkan Floyd terengah-engah, ketika mantan petugas polisi Minneapolis Derek Chauvin menekan lehernya dengan lutut.

BUKAMATA - Video detik-detik kematian George Floyd ditayangkan pada sesi awal persidangan pembunuhannnya pada hari Senin (29/03/2021).

Itu menunjukkan Floyd terengah-engah, ketika mantan petugas polisi Minneapolis Derek Chauvin menekan lehernya dengan lutut.

Jaksa bermaksud untuk menunjukkan bahwa mantan polisi kulit putih itu tidak memiliki pembenaran karena telah menggunakan langkah berbahaya pada Floyd.

Dia mengatakan kepada hakim bahwa angka yang harus diingat adalah 9 menit, 29 detik (lamanya Chauvin menindih Floyd di trotoar pada Mei lalu).

"Sembilan menit dan 29 detik. Berapa lama itu berlangsung," kata jaksa penuntut Minnesota Jerry Blackwell tentang lamanya waktu Chauvin berlutut di leher Floyd saat dia terbaring dengan tangan terborgol di jalan Minneapolis.

Tetapi pengacara Chauvin membenarkan tindakan kliennya dan bahwa dia akan membuktikan jika Floyd menggunakan narkoba, sehingga memaksa petugas untuk mengambil tindakan tegas, dan bahwa kematiannya disebabkan oleh obat-obatan dan kondisi medis, bukan karena sesak napas.

"Anda akan mengetahui bahwa Derek Chauvin melakukan persis seperti yang telah dilatihnya," kata pengacaranya, Eric Nelson.

"Bukti akan menunjukkan bahwa Tuan Floyd meninggal karena aritmia jantung yang terjadi akibat hipertensi, penyakit koronernya, konsumsi metamfetamin dan fentanil, dan adrenalin yang mengalir ke seluruh tubuhnya, yang semuanya bertindak untuk lebih merusak bagian-bagian yang sudah rusak," jelasnya.

Floyd awalnya ditangkap pada 25 Mei 2020, karena meloloskan uang palsu US $ 20. Namun situasinya memburuk setelah petugas berusaha keras untuk memasukkannya ke dalam mobil polisi.

Dalam video pembunuhannya, Floyd mengerang dan terengah-engah sementara orang-orang yang melihatnya mendesak Chauvin untuk berhenti.

Dia berkata "Saya tidak bisa bernapas" 27 kali, sebelum tidak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit, di mana dia dinyatakan meninggal.

Chauvin didakwa dengan pembunuhan dan menghadapi hukuman 40 tahun penjara jika terbukti bersalah atas tuduhan paling serius - pembunuhan tingkat dua.

Sidang kasus pembunuhan Floyd disiarkan langsung di televisi, dan Gedung Putih mengatakan bahwa Presiden Joe Biden menyaksikannya.

"Dia pasti akan mengawasi dengan seksama, karena orang Amerika di seluruh negeri akan mengawasi," kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki.

"Pada saat kematian George Floyd, dia berbicara tentang ini sebagai peristiwa yang benar-benar membuka luka di publik Amerika."

Sidang diperkirakan akan berlangsung sekitar satu bulan. Tiga mantan polisi lain yang terlibat dalam insiden itu, yaitu Tou Thao, Thomas Lane, dan J Alexander Kueng, akan diadili secara terpisah akhir tahun ini.

#George Floyd