Ibnu Kasir Amahoru
Ibnu Kasir Amahoru

Senin, 29 Maret 2021 14:24

Nurdin Abdullah. IST
Nurdin Abdullah. IST

3 Wanita Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Nurdin Abdullah

KPK sudah memanggil 17 saksi untuk dimintai keterangan soal kasus yang menjadikan Nurdin Abdullah tersangka.

BUKAMATA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus medalami kasus dugaan suap yang menyeret nama Gubernur Sulawesi Selatan non aktif, Nurdin Abdullah.

Terbaru, penyidik KPK meminta keterangan tiga saksi dari pihak swasta. Mereka adalah Eka Novianti, Nenden Desi Siti Nurjanah, dan Siti Mutia.

"Informasi selanjutnya akan kami sampaikan setelah pemeriksaan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Senin (29/3/2021).

Menurut Ali, ketiganya dimintai keterangan untuk tersangka Nurdin Abdullah. "Pemeriksaan dilakukan di gedung KPK. Ada tiga orang dari pihak swasta yang dimintai keterangan," jelasnya.

Sejauh ini, KPK sudah memanggil 17 saksi untuk dimintai keterangan soal kasus yang menjadikan Nurdin Abdullah tersangka.

12 diantaranya sudah diambil keterangannya, empat orang mangkir dan satu orang menyurat untuk dijadwalkan ulang.

Ali mengatakan ada beberapa orang yang tidak kooperatif dalam pemanggilan tersebut. Mereka tidak hadir dan tidak memberi konfirmasi.

Ali Fikri meminta agar semua pihak yang dipanggil untuk dimintai keterangan bisa kooperatif. Semua keterangan dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan.

KPK menetapkan Gubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021.

Nurdin ditetapkan sebagai penerima suap bersama Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan Edy Rahmat. Sementara yang dijerat sebagai pemberi adalah Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung Sucipto.

Nurdin diduga menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari Agung. Tak hanya suap, Nurdin juga diduga menerima gratifikasi dengan total sebesar Rp 3,4 miliar. Gratifikasi tersebut diterima Nurdin dari beberapa kontraktor.

#Nurdin Abdullah #KPK