Ririn
Ririn

Minggu, 07 Februari 2021 12:06

Reuters
Reuters

Warga Wuhan Peringati Satu Tahun Kematian Dokter Virus Corona

Li Wenliang awalnya dihukum oleh pihak berwenang setempat karena dianggap "menyebarkan rumor" tentang virus mirip SARS di grup media sosial.

BUKAMATA - Setahun yang lalu, Dr. Li Wenliang meninggal karena virus corona, yang pertama kali terdeteksi di kota Wuhan.

Dokter mata berusia 34 tahun itu adalah salah satu dari delapan whistleblower, yang awalnya dihukum oleh pihak berwenang setempat karena dianggap "menyebarkan rumor" tentang virus mirip SARS di grup media sosial.

Namun orang-orang akhirnya berterima kasih padanya. Penduduk di kota Wuhan memujinya karena telah menyuarakan peringatan tentang wabah tersebut sebelum menerima pengakuan resmi.

Li Wenliang sendiri meninggal karena virus corona. Publik menyaksikan saat dia jatuh sakit karena penyakit yang dia peringatkan kepada mereka, yang membuat kondisinya memburuk, dan akhirnya pergi untuk selamanya.

Beberapa hari setelah kematiannya, Zhong Nanshan, seorang ahli epidemiologi terkenal, meneteskan air mata untuk Li dalam sebuah wawancara dengan Reuters, dan menyebutnya sebagai "pahlawan China."

Kini, setelah setelah kepergiannya, orang China mengenangnya, baik secara online maupun offline. Banyak orang membawa bunga ke rumah sakit, dan beberapa memberikan pemghormatan padanya di media sosial.

“Terima kasih Dr. Li Wenliang,” demikian bunyi pesan di salah satu karangan bunga yang diletakkan di rumah sakit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Covid-19