MAKASSAR, BUKAMATA - Dua pria terduga teroris di Cluster Biru Villa Mutiara, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, terpaksa ditembak mati. Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan, tindakan tegas itu terpaksa diambil, lantaran keduanya melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Keduanya kata Kombes Witnu, menyerang petugas dengan parang dan senapan angin.
Kedua terduga teroris yang ditembak mati masing-masing RZ (46) dan AJ (25). Keduanya mertua dan menantu. Keduanya disebut-sebut pernah berbaiat ke ISIS dan masuk jaringan kelompok Jemaah Ansharut Daulah (JAD).
Warga menceritakan, RZ adalah penjual bubur ayam dan lontong sayur. Juga punya usaha penjualan bahan bakar Pertamini.
RZ di mata warga merupakan orang yang supel dalam bergaul, dan sudah lama berinteraksi dengan warga. Wajar jika kemudian jualan bubur ayamnya laris manis.
Namun, dia pernah menaikkan bendera misterius. Hingga membuat warga geger. Semenjak insiden tersebut, warga sekitar mulai menaruh curiga terhadap M Rizaldi beserta keluarga dan jemaahnya.
Selain itu, seorang warga juga juga istri ketua RW setempat, mengatakan, anak RZ pernah merobek bendera merah putih milik warga pada Agustus lalu. Sempat dilapor ke Bhabinkamtibmas, namun dilepas karena di bawah umur.
"Pernah merobek bendera itu anaknya. Kalau yang dirobek bendera, bendera saya sendiri, Pak RW punya bendera waktu itu terus ada beberapa tetangga (yang juga benderanya) dirobek," kata wanitaberusia 54 tahun berinisial IR itu.
TAG
BERITA TERKAIT
-
30 Eks Napi Teroris Dilatih Jadi Teknisi AC
-
Penculikan Massal Perempuan dan Anak-anak di Nigeria, WNI Dipastikan Aman
-
Bom Meledak di Istanbul, 6 Orang Dikabarkan Tewas
-
Polisi Pastikan Sulsel Aman dari Aksi Terorisme
-
ACT Bantah Biayai Aksi Terorisme, Ibnu Khajar : Bantuan Tidak Boleh Dipertanyakan untuk Siapa