Aswad Syam
Aswad Syam

Kamis, 03 Desember 2020 15:42

Polisi dari Polres Lombok Tengah, menggali tanah tempat korban MA dikubur.
Polisi dari Polres Lombok Tengah, menggali tanah tempat korban MA dikubur.

Sempat Dilapor Perzinaan, Pria Ini Habisi Selingkuhannya untuk Hilangkan Jejak, Korban Hamil

Sebelum terbongkar, pelaku dan korban dilaporkan warga melakukan perzinaan. Ternyata, pelaku sudah terlebih dahulu menghabisi korban untuk menghilangkan jejak perselingkuhan.

LOMBOK TENGAH, BUKAMATA - Polisi berhasil membongkar kasus pembunuhan di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Berawal dari laporan kasus perzinaan.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP I Putu Agus Indra Permana, membeber kronologinya pada Kamis (3/12/2020).

Bermula tiga bulan lalu. Warga melaporkan FA (35) dan MA (30) ke polisi, karena telah melakukan perzinaan. MA ini sebenarnya memiliki suami. Tapi sedang bekerja sebagai TKI di luar negeri.

Saat diamankan karena laporan warga, polisi tak mengantongi cukup bukti. Pasalnya, MA menghilang. Akhirnya, polisi melakukan penyelidikan tentang hilangnya MA. FA diinterogasi. Ujungnya terbongkar. MA sudah dibunuh. Pelakunya FA. Jasadnya dikubur di sebuah fondasi rumah yang baru dibangun.

Benar saja. Saat polisi melakukan penggalian, ada jasad wanita di situ. Teridentifikasi sebagai MA. Tim menemukan, korban dalam keadaan hamil. "Tapi kita masih dalami, apakah korban hamil oleh FA atau bukan," ungkap AKP I Putu Agus.

Menurut AKP I Putu Agus, polisi mendapat informasi dari pihak keluarga korban, bahwa korban ini dibawa oleh pelaku. "Jadi motifnya adalah asmara gelap. Yang mana korban ini sebetulnya telah memiliki suami tapi bekerja di luar negeri," tambah AKP I Putu Agus.

AKP I Putu Agus mengatakan, korban diduga hamil karena hasil hubungan gelap dengan korban. Pelaku membunuh korban karena khawatir diketahui perbuatannya itu oleh orang lain.

"Yang hamili korban, ini masih kita dalami mendalam, kita tunggu hasil autopsi dari dokter forensik," tuturnya.

Pelaku FA sendiri kata AKP I Putu Agus, sudah mengakui membunuh korban dengan racun, lalu mengubur jasadnya dan membawanya ke fondasi rumah.

"Pelaku sudah kami proses penyidikan kami sudah tangkap dan ke depannya akan kami lakukan penahanan, pelaku mengakui perbuatannya itu dengan motif yang saya sampaikan dengan cara meracun korban," jelasnya.

Pelaku dijerat pasal 340 tengah pembunuhan. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara hingga seumur hidup.

#Pembunuhan #Perselingkuhan