Aswad Syam
Aswad Syam

Jumat, 27 November 2020 15:55

Jebfar saat sidang virtual.
Jebfar saat sidang virtual.

Di Depan Hakim, Pria Ini Mengaku Membunuh Selingkuhan Istrinya Atas Restu Keluarga Korban

Dalam persidangan, Jebfar mengaku membunuh atas izin keluarga korban.

GRESIK, BUKAMATA - Ketua Majelis Hakim PN Gresik, Jawa Timur terhenyak. Pada persidangan kasus pembunuhan Kamis, 26 November 2020, pernyataan terdakwa membuatnya kaget.

Saat itu, kasus sidang pembunuhan Moh Molah (38), oleh tersangka Jebfar (39). Pada persidangan tersebut, Jebfar sedang di Lapas Gresik. Sidangnya virtual. Jebfar mengatakan, dia membunuh pria yang menghamili istrinya itu, atas izin dari keluarga Molah, korban pembunuhan.

Saat itu kata Jebfar, dia mendengar dari sepupunya bahwa istrinya selingkuh dengan Molah. Dan saat ini mengandung anak dari Molah.

Jebfar yang ada di tanah rantau, lalu pulang. Dia kemudian berunding dengan keluarga korban dan tokoh adat setempat.

Akhirnya dalam pertemuan itu disepakati oleh keluarga korban. Namun, mereka mengajukan syarat. Boleh membunuh Molah, asal tidak menggunakan senjata tajam.

Saat itu, Jebfar dibantu beberapa temannya, akhirnya membunuh Molah dengan menjerat lehernya pakai tali. Itu pada Desember 2019. Korban dihabisi di atas mobil, ketika dalam perjalanan di Tol Kebomas. Jasad korban lalu dibuang di pinggir jalan.

Pengakuan Jebfar diperkuat kuasa hukumnya, Nali. Dia menegaskan, ada mediasi antara pelaku dan keluarga korban sebelum aksi pembunuhan dilakukan.

"Atas perbuatan (menghamili istri Jebfar, red), ada mediasi antara keluarga korban dan sesepuh adat, yang intinya mengizinkan Molah dibunuh. Asalkan pembunuhan itu tidak menggunakan senjata tajam," kata Nali.

Jenfar juga mengaku usai menghabisi Molah, Jebfar lalu menceraikan istrinya, yang saat ini tengah mengandung.

"Sekarang saya sudah tidak beristri. Perempuan masih banyak," ujar Jebfar.

#Pembunuhan #Perselingkuhan #Pembunuhan selingkuhan