Aswad Syam
Aswad Syam

Rabu, 25 November 2020 14:39

Ilustrasi
Ilustrasi

Video Mesum 2 Menit 40 Detik Jadi Senjata DA Paksa Janda di Bone Terima Lamarannya

Video mesum itu berdurasi 2 menit 41 detik. Diambil oleh seorang pria pengangguran berinisial DA. Dia melakukan adegan mesum dengan seorang janda berinisial NR. Gambar itu rencana jadi senjatanya untuk memaksa kerabat NR menerima pinangannya.

BONE, BUKAMATA - Sebuah video berdurasi 2 menit 40 detik beredar luas di Bone. Konten porno itu dibuat lelaki DA (35), bersama perempuan NR (35). Keduanya berpacaran. DA berstatus lajang. Sedangkan NR, sudah 6 kali menikah.

Dalam video itu, tampak DA dalam posisi mengambil gambar. Sedangkan NR posisi berbaring. Tubuhnya hanya ditutupi baju kaus hitam. Di kepalanya ada bando pink.

Beberapa kali, DA berusaha menyorot muka NR. Namun, NR menutupnya dengan tangan. Juga kadang memalingkan wajahnya. "Jangan muka ta'," terdengar suaranya dalam video yang diambil di dalam sebuah ruangan.

Kapolsek Lappariaja, AKP Ahmad Jafar mengatakan, pelaku DA sudah ditangkap dua pekan lalu. Tepatnya, Minggu, 8 November 2020. Sekitar pukul 23.00 Wita, oleh Kanit Reskrim Polres Lappariaja, Aiptu Alias.

Pemuda pengangguran itu kata AKP Ahmad Jafar, dibekuk di dusun tempat tinggalnya di Lapri.

Penangkapan itu berdasarkan laporan orang tua NR, Nomor: LI/ 66/ XI/ RES. 1.6/ 2020/ UNIT INTELKAM, tertanggal 6 November 2020.

Setelah petugas kepolisian menganalisa video berdurasi 2 menit 40 detik itu yang beredar di media sosial WhatsApp, mereka pun bergerak menangkap DA. Bersama DA, turut diamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu unit handphone merek Samsung J2 putih, satu bukti rekaman video pornografi pelaku dengan NR.

Hasil interogasi pelaku, dia mengakui bahwa betul dirinya yang telah membuat dan menyebarkan video pornografi berdurasi 2 menit 40 detik itu. Pada November 2019 itu, pelaku mengaku melamar NR. Hanya saja, tidak direstui oleh orang tua NR.

Karenanya, pelaku sakit hati. Dia lantas merekam aksi mesum itu pada November 2019 dengan menggunakan ponsel Samsung J2 miliknya. Kemudian pelaku mengirim video itu ke seorang perempuan berinisial IM yang merupakan kerabat NR.

Video itu dikirim ke IM melalui aplikasi Facebook Messanger pada November 2019. "Sampaikan video ini ke keluarga NR," pesannya.

Harapan pelaku, dengan melihat video beradegan dewasa itu, orang tua NR akan terpaksa menerima lamarannya. Namun perkiraan DA meleset. Video itu justru tersebar dan dia dilaporkan oleh orang tua NR ke polisi.

DA sempat diamankan di Mapolsek Lappariaja. Namun saat ini berstatus wajib lapor. Pasalnya, AKP Ahmad Jafar bilang, orang tua NR mencabut laporannya.

#Video Mesum #Bone

Berita Populer