Aswad Syam
Aswad Syam

Minggu, 22 November 2020 10:30

Habib Rahdar
Habib Rahdar

LPSD Sarankan KPU Ubah Format Debat

LPSD memandang perlu KPU mengubah format debat kandidat. Pasalnya, debat yang disiarkan di kanal Youtibe tak efektif. Khususnya di daerah yang kurang terjangkau jaringan internet.

MAKASSAR, BUKAMATA - Penyelenggaraan Debat Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan menyiarkan melalui kanal Youtube live streaming, dinilai tidak efektif oleh sejumlah pihak, termasuk Lembaga Penelitian Sosial dan Demokrasi (LPSD).

Menurut Direktur Eksekutif LPSD, Habib Rahdar SH, penayangan debat pasangan calon melalui kanal Youtube, tidak efektif dalam mendiseminasi gagasan dan visi calon Kepala Daerah ke khalayak, khususnya pemilih di daerah yang berpilkada.

“Mungkin bagi masyarakat perkotaan seperti Makassar, bolehlah. Tapi kan yang berpilkada ini di 12 Kabupaten/Kota. Coba Anda bayangkan bagaimana daerah-daerah seperti di Luwu Utara, Luwu Timur, Pangkajene Kepulauan dan Kepulauan Selayar yang akses terhadap jaringan internet susah, belum lagi soal data,” terangnya kepada wartawan, Minggu (22/11) di Makassar.

LPSD memandang, ke depan, format debat calon kepala daerah perlu diubah.

“Kami berharap, ke depan formulasi debat bisa disempurnakan, seringkali visi-misi dan program tidak terksplore dengan baik karena pasangan calon canggung untuk saling menyerang visi-misi dan program,” tambah alumni Ilmu Hukum UIN Alauddin Makassar ini.

Lebih jauh, aktivis kepemudaan di Kota Makassar ini berharap, ke depan KPU perlu mambawa debat-debat itu ke tengah masyarakat, agar proses dialog juga terjadi antara masyarakat dengan calon pemimpinnya kelak.

Tak lupa, Habib mengapresiasi KPU Tana Toraja, yang membawa forum debat itu ke kecamatan.

“Upaya KPU Tana Toraja bagus, kita apresiasi, mereka membawa forum debatnya ke Kecamatan, di sana diadu visi-misi dan program pasangan calon, sehingga masyarakat bisa mendengar langsung, berdialog dan mengkonfirmasi kepada calon kepala daerah,” tutup Habib.

#KPU Sulsel #pilkada