Aswad Syam
Aswad Syam

Minggu, 22 November 2020 09:38

Ilustrasi
Ilustrasi

Dilempari Batu Saat Selesaikan Persoalan Adiknya, Pria Buton Mengamuk Pakai Badik, Satu Tewas

Seorang pemuda Desa Bahari meregang nyawa, usai ditikam badik pemuda dari desa sebelah.

BUTON, BUKAMATA - Jumat, 20 November 2020. LF, seorang pria asal Desa Tira, Buton Selatan mendatangi Desa Bahari, Buton Selatan, Sultra. Dia bersama teman-temannya, hendak menyelesaikan permasalahan adiknya, yang dipukul pemuda dari Desa Bahari.

Di depan SMAN 3 Bahari, LF bertemu dengan pemuda dari Desa Bahari. Pukul 10.30 Wita ketika itu. Dia baru saja hendak memarkir kendaraannya, ketika dilempari pemuda dari Desa Bahari.

Bukan main marahnya LF. Dia lantas mencabut badiknya lalu menusukkan ke W, salah seorang pemuda dari Desa Bahari. Usai itu, dia lantas memburu S, dan kembali menikamkan badiknya ke dada S.

Melihat rekannya ditikam, pemuda lain mengejar LF. Baru saja LF hendak ke sepeda motornya, ternyata sudah dibakar massa. Dia pun melarikan diri ke Desa Tira, dan menyerahkan badiknya ke sang paman.

"Usai itu, LF menyerahkan diri ke Polsek Sampolawa," ujar Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Dedi Hartoyo.

Untuk sementara kata AKP Dedi, jumlah pelaku yang diamankan sebanyak satu orang yakni LF. Barang bukti yang diamankan yakni sebuah badik.

Akibat luka tikaman, W meninggal. Sedangkan S dirawat di rumah sakit. Kabar meninggalnya W dibenarkan oleh keluarga korban bernama Naslan. Naslan menuturkan, W meregang nyawa sekitar pukul 12 siang.

Korban disebut mengalami luka tusuk pada bagian belakang sebelah kiri. "Menurut keterangan dokter itu tembus sampai pada bagian ginjal, luka sobeknya 2cm," jelasnya.

#Penikaman