Jalan Aroepala Makassar Sepanjang 800 Meter Diaspal Lapis Kedua Usai Drainase Rampung
30 September 2026 22:20
Awalnya cuma dicandai. Namun remaja yang menderita keterbelakangan mental itu benar-benar terjun ke sungai Walannae. Dia ditemukan tewas.
BONE, BUKAMATA - Kamis, 19 November 2020. Saat itu dini hari. Sekira pukul 03.00 Wita. Findon (18) sedang bersama teman-temannya di Desa Watu Kecamatan Cenrana, Bone.

Mereka nongkrong di pinggir Sungai Walannae. Saat itu, sungai kedalaman 7 meter itu, berarus deras.
Findon memiliki keterbelakangan mental. Saat itu, dia dicandai teman-temannya untuk terjun ke sungai. Ternyata, Findon betul-betul terjun ke sungai berarus deras itu. Tubuhnya lenyap.
Teman-temannya yang tadinya mencandai Findon, berusaha mencari. Namun tak menemukan. Mereka lalu menghubungi keluarga Findon. Juga memberitahukan ke SAR.

Komandan Batalyon Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, menerjunkan satu Tim SAR Brimob Batalyon C Pelopor ke lokasi, untuk melakukan pencarian.
Korban ditemukan 23 jam kemudian. Tepatnya pada Jumat, 20 November 2020 dini hari. Sekitar pukul 02.00 Wita. Korban mengapung di pinggir sungai. Posisinya, sekitar 40 meter dari lokasi tenggelamnya.
Itu diungkap Koordinator Pos SAR Bone, Mukti Ali. "Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan mengambang sekira 40 meter dari lokasi hilang," ungkapnya.
30 September 2026 22:20
30 September 2026 22:08
30 September 2026 19:08