MAKASSAR, BUKAMATA - NU (26), dilarikan ke rumah sakit. Sebuah anak panah menancap di pinggangnya. Itu setelah dibusur dua remaja pada Rabu, 18 November 2020, dini hari.
Panit II Reskrim Polsek Rappocini Ipda Nurman Matasa, membeber kronologinya.
Ketika itu, dini hari. Korban sedang berjaga di sebuah kampus salah satu perguruan tinggi negeri di Jl Cilallang, Kecamatan Rappocini, Makassar. Saat itu, korban sedang berdiri di pos jaga.
Tiba-tiba, melintas dua remaja, FI (15) dan RH (18). FI yang menyetir sepeda motor. RH mengeluarkan busur lalu membidikkan anak panahnya. Dua kali. Tepat di bagian pinggang, anak panah itu menancap. Usai itu, keduanya tancap gas, kabur dari lokasi.
Tak lama, polisi mengamankan keduanya. Kepada polisi, kedua pelaku mengaku nekat melakukan penganiayaan itu lantaran dendam. Dirinya kerap diejek oleh korban. Katanya, setiap lewat selalu diejek dan dilempari.
Polisi juga menyita barang bukti berupa busur yang digunakannya saat memanah korban.