MAKASSAR – Terbatasnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis selama penanganan Covid-19, menjadi alasan lembaga kemanusiaan Mercy Relief asal Singapura bersama HP Foundation untuk melakukan pengadaan swab booth atau bilik swab test.
Dalam aksinya, HP Foundation dan Mercy Relief menggandeng Lembaga kemanusiaan global Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk melakukan pendistribusian swab booth tersebut. Adapun target wilayah implementasi yang dipilih adalah Indonesia, tepatnya di Provinsi Sulawesi Selatan.
Terpilihnya Sulawesi Selatan sebagai lokasi implementasi karena wilayah Sulsel tercatat sebagai salah satu wilayah zona merah untuk kategori penularan Covid-19 tertinggi.
Pada hari Jumat (18/9/2020), sebanyak 10 swab booth telah disalurkan ke 9 rumah sakit dan 1 puskesmas diantaranya RSUD Salewangan Sanggalea Maros, RS Sayang Bunda Makassar, RSUD Labuang Baji Makassar, RSUD Haji Makassar, RSI Faisal Makassar, RS Ibnu Sina YW UMI Makassar, RSUD Syekh Yusuf Gowa, RS Dadi Makassar, RS Akademis Jaury, dan Puskesmas Somba Opu Gowa.
Swab Booth ini dirancang sedemikian rupa agar petugas medis yang hendak melakukan swab test covid-19 kepada pasien tidak terkontaminasi oleh udara luar, walau tanpa menggunakan APD, dan pada bagian atas ditambahkan lampu untuk penerangan serta exhaust agar petugas yang berada didalam tidak kepanasan.
Selain itu, swab booth yang berbentuk persegi ini dilengkapi dengan roda, sehingga bisa ditempatkan sesuai keperluan atau dijemur dibawah terik matahari untuk mematikan kontaminasi kuman setelah beberapa kali pemakaian.
Head Program ACT Sulsel, Andi Syurganda mengatakan bahwa hadirnya swab booth Covid-19 ini sebagai solusi penghematan pemakaian APD untuk tenaga medis di tengah tingginya kasus Covid-19 di Sulawesi Selatan.
"Kemitraan ACT, HP Foundation dan Mercy Relief ini diharapkan bisa menekan secara drastis angka penularan Covid-19, khususnya di Sulsel. 'Bilik Anti Corona' ini adalah salah satu solusi untuk mengurangi penggunaan APD yang kadang langka atau cepat habis karena sifatnya yang sekali pakai. ACT akan terus berusaha bersinergi bersama pemerintah dalam melawan penularan covid-19, mengingat ini adalah tugas bersama," kata Andi Syurganda.
Selain itu, beragam program kemanusiaan yang diinisiasi oleh ACT selama masa pandemi ini diantaranya memberikan modal usaha usaha kepada umkm yang terdampak melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro (WMUM), aksi berbagi masker dan hand sanitizer kepada masyarakat, pendistribusian APD ke rumah sakit dan puskesmas, warung gratis untuk pekerja harian yang terdampak hingga terkena phk dan beragam program lainnya.
Catatan: Bagi sahabat dermawan yang ingin berpartisipasi dalam program Bersama Lawan Corona yang di inisiasi oleh ACT, dapat menyalurkan bantuannya melalui rekening SULSELBAR SYARIAH # 5100 5321 0417 1658 atau BNI SYARIAH # 777 1659 997 atas nama Aksi Cepat Tanggap dengan melampirkan konfirmasi bukti transfer via whatsapp ke nomor 0821 9224 1414 atau datang langsung ke kantor ACT Sulsel yang berlokasi di Jl. Sultan Alauddin Plaza Ruko BB No.11 Kota Makassar, Untuk informasi dapat menghubungi 0411 898 6113 / 0821 9224 1414 atau follow akun Instagram @act_sulsel untuk mendapatkan update informasi tentang dunia kemanusiaan.
TAG
BERITA TERKAIT
-
8 Pandangan WHO Terhadap Situasi Covid Saat Ini
-
Setelah Mempertimbangkan Kategori Covid sebagai Flu Biasa, Kini Jepang Terapkan Aturan Tidak Wajib Masker
-
Jokowi Mengakhiri PPKM, Kasus Covid-19 Meningkat Menjadi 366 Kasus
-
Survei Median: Publik Tak Percaya Lembaga Amal Pasca Kasus ACT
-
Khawatir Hilangkan Barang Bukti, Polisi Tahan Empat Tersangka Kasus ACT