Redaksi
Redaksi

Rabu, 09 September 2020 09:24

Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah
Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah

Gubernur Harap Tidak Ada Klaster Baru Covid-19 di Pilkada 2020

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah berharap, tak ada klaster pilkada.

MAKASSAR, BUKAMATA - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, berharap, tidak ada klaster baru Covid-19 pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, di 12 daerah. Pasalnya, pada proses pendaftaran Pilkada serentak belum lama ini, tidak sedikit calon kepala daerah baik pendatang baru maupun incumbent mendapatkan teguran dari Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), karena membawa massa dengan jumlah banyak pada saat masa pandemi Covid-19 ini.

"Kami berharap, tidak ada klaster baru dari proses Pilkada ini. Tentu ini bisa kita cegah kalau kita semua menyadari, kita semua tingkatkan disiplin diri masing-masing, dan tentu sekali lagi saya tidak bosan-bosannya menyampaikan, agar ikuti protokol kesehatan secara ketat, karena akan menentukan keberlangsungan pencegahan Covid-19, kepada seluruh masyarakat Sulsel," jelas Prof Nurdin Abdullah, di Gubernuran, Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Selasa, 8 September 2020.

Ia berharap, tahapan Pilkada serentak selanjutnya, temasuk pengambilan nomor urut, beberapa sosialisasi dan sebagainya agar betul-betul memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

"Kepada seluruh Bupati, Wali Kota, mari kita sama-sama menjaga soliditas kita untuk mengawal Pilkada serentak 2020 ini," ajak Nurdin Abdullah.

Menurutnya, selama kondisi pandemi Covid-19 ini berlangsung, dan selama belum ada vaksin serta obatnya, maka selama itu juga masih dalam kondisi sangat berbahaya bagi semuanya.

"Cukuplah kemarin beberapa deklarasi, maupun pendaftaran, ya mungkin ini adalah sesuatu diluar daripada kemampuan kita semua. Saya ingin menyampaikan rasa penyesalan atas kejadian pada saat proses pendaftaran kemarin, dimana semangat semuanya kami menghargai itu, tapi kami juga menyampaikan bahwa kita sekarang masih dalam kondisi sangat berbahaya bagi masyarakat kita," ujarnya.

Gubernur juga berharap, kepada seluruh penyelenggara Pemilukada di 12 daerah di Sulsel ini, tidak bosan-bosannya mengingatkan Pasangan Calon (Paslon) agar memperhatikan protokol kesehatan secara ketat selama Pemilukada berlangsung.

"Mudah-mudahan kita semua diberikan kemudahan, kesehatan dalam menjalankan tugas-tugas kita. Dan sekali lagi saya titip kepada teman-teman penyelenggara Pemilu untuk tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada seluruh paslon, untuk betul-betul memperhatikan protokol kesehatan secara ketat," tegasnya.

Menggunakan masker kata dia, sudah berhasil mencegah 70 persen untuk tidak terjangkit virus corona, apalagi kalau kita berhasil menghindari kerumunan, menjaga jarak, rajin mencuci tangan.

"Saya kira inilah upaya-upaya yang harus kita lakukan. Dan saya ingin mengingatkan kepada kita semua bahwa Sulawesi Selatan sudah berada di puncak pandemi dan terus mengalami penurunan kasus," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemprov Sulsel #Pilwalkot Makassar