Ibnu Kasir Amahoru
Ibnu Kasir Amahoru

Selasa, 30 Juni 2020 14:23

Ilustarsi.
Ilustarsi.

Imbas Corona, H&M akan Tutup 170 Toko Secara Permanen

Sebanyak 40 toko sudah diputuskan akan ditutup sejak tahun lalu.

BUKAMATA - Sekitar 170 toko brand fashion H&M yang tersebar di berbagai negara akan ditutup secara permanen tahun ini. Hal ini merupakan imbas virus corona (Covid-19).

Sebanyak 40 toko sudah diputuskan akan ditutup sejak tahun lalu. Sementara 130 lainnya ditutup sebagai tindakan antisipasi untuk mencegah kerugian yang lebih banyak, menyusul angka penjualan yang terus menurun.

CEO H&M, Helena Helmersson mengatakan,penjualan memang berangsur-angsur membaik seiring diangkatnya aturan lockdown maupun pembatasan sosial. Pemulihan angka penjualan pun dinilai lebih cepat dari yang diperkirakan.

Namun sebagai langkah antisipasi di masa datang, H&M memutuskan menutup beberapa toko.

"Untuk menyesuaikan cepatnya perubahan perilaku konsumen akibat COVID-19, kami juga mempercepat pengembangan platform digital, mengoptimalkan portofolio toko dan lebih jauh lagi mengintegrasikan koneksi-koneksi," kata Helena dilansir Detikcom.

Pada kuartal pertama, H&M memang mengalami penurunan penjualan secara drastis. Seperti kebanyakan brand fashion, H&M harus mengalami kerugian karena menutup sebagian besar tokonya untuk sementara selama virus Corona masih menghantui. Perusahaan fashion asal Swedia itu pun sempat kewalahan secara finansial.

Penurunan penjualan juga masih terjadi di kuartal kedua. Selama tiga bulan sampai akhir Mei 2020, H&M melaporkan kerugian hingga Rp 454 miliar. Sementara di bulan Juni 2020, ada penurunan penjualan 25 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

#H&M #Covid-19

Berita Populer