Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Mega Mall dan Mantos sebagai pusat bisnis yang banyak dikunjungi oleh masyarakat Manado kini harus bersabar.
MANADO, BUKAMATA - Tiga bulan sudah berlalu, namun belum ada tanda-tanda meredanya pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya di Manado. Justru sebaliknya, jumlah positif masih bertambah.
Sejumlah pusat perbelanjaan belum bisa dipastikan resmi dibuka. Mega Mall dan Mantos sebagai pusat bisnis yang banyak dikunjungi oleh masyarakat Manado kini harus bersabar.
Sebab, Wali Kota Manado, GS Vecky Lumentut mengaku masih mengikuti aturan Pergub Nomor 8/2020 Tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran (OPP) Covid-19.
Menurut Vecky Lumentut, saat ini Kota Manado sedang bersiap menuju landai Covid-19, bila kasusnya sudah mencapai puncak.
“Cara yang paling efektif untuk mengurangi penyebaran adalah mendisiplinkan masyarakat, dengan terus mengimbau untuk memakai masker, jaga jarak dan selalu jaga kebersihan dengan mencuci tangan setiap saat,” kata Vecky Lumentut, Rabu (16/6/2020).
Sementara di sisi lain, Komisi I DPRD Manado sudah melakukan kunjungan langsung ke Mantos pada Selasa (16/6) kemarin, untuk melihat kesiapan bila Mantos nanti dibuka.
“Kami melihat mereka (pihak Mantos) sudah siap dan menjalankan sesuai protap kesehatan Covid-19, tenant-tenant sudah di atur, dan fasilitas untuk protap kesehatan pun telah dipersiapkan," ungkap Ketua Komisi I DPRD Manado, Beny Parasan.
Kata Beny, pihaknya akan mendorong dan membuat rekomendasi kepada Walikota Manado untuk membuka semua akses pusat perbelanjaan, namun dengan catatan tidak mengabaikan protokoler kesehatan. Sebab menurutmua daerah-daerah lain pun sudah dibuka.
"Di tambah lagi, Presiden Jokowi menyampaikan kita masuk wilayah new normal, itu artinya kita hidup seperti biasa, roda perekenomian tetap jalan akan tetapi tidak mengabaikan aturan kesehatan covid19. Dan mantos kami lihat sudah siap untuk itu," bebernya.
“Kami meminta Walikota Manado untuk seriusi masaalah tersebut, karena sejak 3 bulan Mantos di tutup akibat pandemi Covid-19, sudah ada 5 ribu karyawan yang dirumahkan, di tambah pusat perbelanjaan lain. Bila pengangguran ini terus bertambah akan berdampak pada kantibmas,” sambung Anggota DPRD Manado 3 periode tersebut.
Terpisah, Kepala Biro Pemerintahan dan Odta Pemprov Sulut Dr Jemmy Kumendong menyatakan, mengenai pembukaan mal, itu adalah kewenangan Wali Kota Manado. Menurutnya, melihat kurva epidemiologi Kota Manado masih mengalami peningkatan, maka pembukaan mal merupakan hal yang harus melalui berbagai kajian.
“Sangat tepat, jika wali kota itu menggunakan acuan Pergub, jika belum membuka mal. Karena itu memang masih belum memungkinkan dilihat dari kurva epidemiologi yang masih mengalami peningkatan,” katanya.
Penulis: Roysman
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33