Redaksi
Redaksi

Selasa, 16 Juni 2020 06:24

Kadis Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido
Kadis Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido

Kadinkes Sulteng: Laboratorium Kesehatan Sudah Bekerja Sesuai Pedoman

Imunitas seorang pasien berbeda-beda. Sehingga jika beristirahat dan mengonsumsi vitamin secara rutin, maka hasil pemeriksaan swab pasien tersebut akan lebih baik dari sebelumnya.

PALU, BUKAMATA - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dr Reny Lamadjido Sp.PK M.Kes menyampaikan, Laboratorium Kesehatan (Labkes) telah bekerja sesuai pedoman dalam mengerjakan sampel.

Menurut Reny, Labkes berpedoman pada Center for Disease Control (CDC), Litbang Kesehatan, dan Insert Reagen.

Pernyataan ini, menyusul hasil tes swab terbaru dari mantan Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita beserta keluarga, dan anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo.

Untuk diketahui, Agus Sasmita dan Ratna Dewi dinyatakan positif terjangkit Covid-19 pada tes swab pertama. Namun setelah dilakukan tes swab kembali, hasilnya sudah negatif.

Reny menjelaskan, untuk melakukan rapid test dan tes swab harus terlebih dahulu dilakukan penyelidikan epidemiologi dalam hal ini identitas pasien, informasi klinis, informasi penunjang, faktor kontrak paparan dan daftar kontak erat.

Ia juga menambahkan, imunitas personal pasien berbeda-beda satu dengan yang lain. Apabila pasien beristirahat dengan cukup, minum vitamin, mengonsumsi makanan yang sehat dan menghindari stres, maka pemeriksaan Swab akan bisa lebih baik.

"Sebagai contoh kasus pak Agus Sasmita dan keluarga pada waktu swab pertama tanggal 5 Juni, dinyatakan konfirmasi Positif Covid. Kemudian setelah 6 hari di-swab kembali ternyata hasilnya sudah negatif itu karena kondisi kesehatan beliau yang memang sudah membaik. Demikian juga terhadap Ibu Dewi Pettalolo," jelas Reny yang juga menjabat Wakil Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Tengah.

Virus corona yang ada pada tubuh pasien juga dapat dimungkinkan untuk melemah, namun pada saat tes swab virus tersebut masih terdeteksi sehingga pasien terkonfirmasi positif.

Selanjutnya, sesuai dengan hasil penelitian bahwa rata-rata pasien Covid-19 dapat mengalami perbaikan dalam waktu lima hari. Akan tetapi tiap orang mengalami kondisi yang berbeda.

Terkait dengan hasil swab Agus Sasmita dan Ratna Dewi, pemeriksaan swab pada keduanya memiliki jeda waktu enam hari. Sesuai SOP Covid-19, tes swab harus dilakukan sebanyak dua kali.

Mengenai laboratorium PCR, Reny menjelaskan, banyak persyaratan untuk mendapat izin membuka Lab PCR dari Litbangkes RI. Harus dilakukan evaluasi ruangan, optimasi alat dan reagen serta hasil kurva dan CT.

Sebelum melakukan pemeriksaan, laboratorium harus mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yakni harus melakukan kontrol positif dan negatif dari reagen pada alat. Hal ini dilakukan agar hasil laboratorium sangat akurat.

"Dalam mengerjakan sampel serta interpretasi hasil kami berpedoman pada Center for Disease Control (CDC), Litbangkes, Insert reagen dan Semua Laboratorium yang ada harus memakai standar dimaksud termasuk Labkes Provinsi Sulteng," ujar Reny.

 

Penulis: Rizaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Covid-19

Berita Populer