Redaksi : Kamis, 11 Juni 2020 08:16
Para pengambil jenazah Covid-19 di Polreatabes Makassar dites rapid.

MAKASSAR, BUKAMATA - Rabu, 10 Juni 2020. Pukul 18.00 Wita. Sekelompok orang mendatangi Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi. Petang itu, mereka hendak membawa paksa jenazah dari rumah sakit milik Pemprov Sulsel itu.

Namun, jenazah yang hendak mereka ambil berstatus positif Covid-19. Sempat terjadi perdebatan alot dengan pihak rumah sakit, namun pihak rumah sakit memiliki bukti kuat.

Direktur RS Dadi Makassar dr Arman Bausat mengatakan, pasien positif Corona itu merupakan rujukan dari RS Stella Maris. Sudah empat kali tes swab di Stella dan hasilnya selalu positif.

"Di Stella Maris 4 kali swab, 4 kali juga positif. Maka dirujuklah ke RS Dadi pada 31 Mei. Kita sudah perlihatkan buktinya ke keluarga, maka ini harus prosedur COVID," terang Arman.

Saat itu kata Arman, pihak rumah sakit sementara menunggu petugas gugus Covid-19 datang mengambil jenazah, ketika warga yang mengaku pihak keluarga mendatangi rumah sakit.

Beruntung, sejumlah petugas pengamanan gabungan telah bersiaga di RS karena peristiwa sebelumnya, sehingga upaya membawa kabur jenazah dapat dicegah.

"Cuma alhamdulillah kan kita sudah punya pengamanan di sini, sudah ada dari Polri, TNI, Satpol, sehingga walaupun keluarga semua datang kami ada pengamanan, seandainya tidak pasti jenazahnya diambil," katanya.

Jenazah kemudian dibawa ke makam khusus korban COVID-19 di Kompleks Pemakaman Macanda, Gowa.