Ulfa
Ulfa

Rabu, 03 Juni 2020 15:17

Kesedihan Pembuat Stempel Batal Berangkat Haji Setelah Menabung 15 Tahun

Kesedihan Pembuat Stempel Batal Berangkat Haji Setelah Menabung 15 Tahun

Siti Arwah mengaku telah mendambakan pergi haji sejak 15 tahun lalu. Ia menabung untuk berangkat haji dari hasil pekerjaannya membuka jasa pembuatan stempel.

BUKAMATA - Impian Siti Arwah untuk berkunjung ke rumah Allah, Mekkah, terpaksa ditunda. Itu setelah pemerintah meniadakan pemberangkatan Ibadah Haji 2020.

Siti Arwah, warga Jombang, Jawa Timur, sudah menabung selama 15 tahun. Namun dengan keputusan tu, pembuat stempel ini batal pergi haji tahun ini.

Siti Arwah mengaku telah mendambakan pergi haji sejak 15 tahun lalu. Ia menabung untuk berangkat haji dari hasil pekerjaannya membuka jasa pembuatan stempel.

Siti Arwah mengaku sangat sedih atas keputusan pemerintah tersebut, sebab selama ini ia sudah menyiapkan segala persiapannya untuk pergi haji, termasuk belanja aneka suvenir yang akan dibagikan kepada para tamu setelah pulang dari haji.

"Cuma bisa pasrah dan ikhlas menerima keputusan pemerintah," curhat Siti.

Ia berharap tahun 2021 nanti virus corona dapat segera diatasi sehingga ia dan ratusan ribu jamaah calon haji lainnya dapat segera pergi haji. "Semoga tahun depan bisa berangkat," ujarnya dilansir Okezone.

Sementara itu, Kementerian Agama memberikan dua opsi bagi calon jemaah haji yang tertunda berangkat tahun ini.

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, jemaah haji yang sudah melunasi biaya haji namun tak jadi berangkat tahun ini, otomatis menjadi jemaah haji tahun depan. Jemaah bisa diberangkatkan pada musim haji 1442 Hijriyah atau 2021.

"Jemaah haji yang telah melunasi biaya-biaya perjalanan haji, atau Bipih (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) tahun ini, akan menjadi jemaah haji tahun 1442 hijriah atau 2021 mendatang," kata Fachrul.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Haji 2020