Aswad Syam
Aswad Syam

Minggu, 02 Agustus 2020 16:54

Suasana di kakbah, Masjidilharam.
Suasana di kakbah, Masjidilharam.

2.050 Jemaah Haji Ilegal Ditahan Otoritas Arab Saudi

Sebanyak 2.050 jemaah ilegal, ditahan otoritas Arab Saudi. Itu setelah menyusup masuk ke situs kota suci Mekah.

MEKAH, BUKAMATA - Sebanyak 2.050 jemaah haji ilegal ditangkap otoritas Arab Saudi.

Mereka berusaha menyusup ke kota suci Mekah tanpa izin haji. Arab Saudi juga telah menetapkan aturan denda terhadap jemaah haji ilegal selama pandemi Covid-19.

Dilansir dari Gulf News, Sabtu (1/8/2020) mengutip Saudi Press Agency(SPA), juru bicara Komando Pasukan Keamanan Haji yang menyatakan telah menindak para pelanggar (jemaah ilegal). Mereka telah melakukan ibadah haji yang melanggar tindakan pencegahan Corona dan protokol kesehatan.

Juru bicara itu melanjutkan, pasukan keamanan telah memperketat keamanan di dalam dan sekitar situs suci masjidilharam, untuk menegakkan peraturan dan menangkap pelanggar selama beberapa hari sebelum ziarah tahunan haji.

Pada 19 Juli, Arab Saudi mulai melarang orang yang tanpa izin memasuki tempat-tempat suci di Mekah, Muzdalifah, Arafat dan Mina. Semua wilayah ini dijaga ketat.

Pembatasan itu tetap berlaku sampai akhir hari Minggu (2/8/2020) untuk memastikan jumlah jemaah haji diperkecil dengan aman di tengah kekhawatiran Covid-19.

Meskipun Corona masih merebak, Arab Saudi tetap menggelar ibadah haji terbatas untuk warga yang ada di sana. Namun, denda siap menunggu para pendatang ilegal yang datang saat musim haji.

Dilansir dari kantor berita Al Arabiya, Minggu (12/7/2020) Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Saudi mengatakan, denda itu akan mulai berlaku mulai 19 Juli hingga 2 Agustus. Jumlahnya 10.000 riyal atau sekitar Rp38 juta.

Denda yang diterima oleh pelanggar, akan berlipat ganda menjadi 20.000 riyal Saudi Rp76 juta, apabila pelanggaran itu berulang.

"Sumber resmi di Kementerian Dalam Negeri meminta semua warga dan penduduk untuk mematuhi instruksi untuk musim haji tahun ini, menekankan bahwa petugas keamanan akan memulai tugas mereka di semua jalan dan jalur yang mengarah ke situs suci untuk mencegah pelanggaran dan mengontrol setiap upaya untuk memasuki area selama periode yang ditentukan," kata Kemendagari Saudi dalam pernyataannya seperti dirilis oleh Saudi Press Agency (SPA).

#Haji 2020 #Arab Saudi