Mengenal Dokter Elvira PNS Pemkot Makassar, Dipercaya Kemenkes Terjun langsung di Aceh
02 Februari 2026 20:17
Hampir semua bidang usaha lumpuh sehingga jutaan karyawan telah kehilangan pekerjaan. Perekonomian nasional pun menjadi korban pesakitan akibet Covid-19
MAKASSAR - Banyak perusahaan di Indonesia terkena imbas virus corona (Covid-19). Akibatnya, banyak karyawan yang terpaksa dirumahkan bahkan sampai di-PHK.
Terkait hal tersebut, Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW-KKSS) Gorontalo, Jaenal Mappe mangajak pebisnis untuk tetap berani dan semangat menghadapi situasi sulit ini.
Menurut Jaenal, hampir semua bidang usaha lumpuh sehingga jutaan karyawan telah kehilangan pekerjaan. Perekonomian nasional pun menjadi korban pesakitan.
“Kita tetap yakin bahwa Allah SWT menurunkan musibah Covid-19, semoga kita dapat mengambil hikmah di balik semua ini,” ucap Ketua Departemen Pengembangan Usaha dan Ekonomi Kreatif BPP KKSS ini.
Jaenal menjelaskan, dalam mengelola bisnis pada situasi di mana belum pernah alami sebelumnya, ada baiknya kita menengok ke belakang dan introspeksi diri.
“Apakah kita lupa bersyukur kepada Allah yang telah memberikan kemampuan, dan kecerdasan dalam mengelola usaha yang berpuluh puluh tahun lamanya? Kita diberi nikmat kesehatan dan kebahagiaan bersama keluarga, serta kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang cukup banyak. Belum aset yang cukup besar termasuk aset semua karyawan yang berjuang bersama,” jelasnya.
Sekarang, kata Jaenal, baru 2-3 bulan kita mendapatkan ujian kita menyerah seakan-akan kita tidak mampu untuk bangkit kembali.
"Jawabannya tidak. Sebab kita sudah berhasil mendapatkan keuntungan yang menahun lamanya. Entah berapa kerugian lagi sampai bulan-bulan berikutnya, namun itu tidak lantas membuat kita putus asa, sepatutnya kita ikhlas dan selalu sabar,” tuturnya.
Menurut pemilik Karsa Utama Mall Gorontalo dan Hotel Arthama di Jakarta dan Makassar ini, sebanyak 700 karyawan yang bertahun-tahun telah berjuang membesarkan perusahaannya tidak bakal di-PHK sebab mereka telah berjasa sebagai aset perusahaan.
“Saya bangga bersama kalian menghadapi kondisi pandemi ini,” kata Jaenal di hadapan karyawannya.
Karena itu, tak satu pun dari 700 karyawan Jaenal yang dipecat. Bahkan tiga hotel Arthama miliknya di Makassar dan Jakarta tetap beroperasi walaupun tak ada kunjungan tamu.
“Kalian masuk kerja saja, santai-santai, anggap saja hotel itu rumahmu sendiri, tempat mu mengisolasi. Walaupun tak ada pendapatan, upah kayawan dibayar utuh setiap bulan,” tutur Jaenal yang juga menggeluti usaha distributor dan properti.
Lebih dari itu, selama bulan Ramadhan, ketiga hotel Jaenal menyalurkan ribuan paket takjil kepada warga sekitar hotel, satu di Makassar dan dua di Jakarta.
Apa rahasia Jaenal sehingga ia tetap optimis melakoni usaha pada masa pandemi, tak lain adalah sikap ikhlas dan sabar. Untuk itu, ia mengajak sesama pelaku usaha agar selalu berdoa dan jangan pernah takut dan ragu untuk bangkit kembali agar kita lebih kuat lagi.
“Semoga Allah tetap memberi kesempatan kita semua untuk lebih sukses setelah melewati ujian,” kata Jaenal dikutip Pinisi, Rabu (13/5/2020).
Saudagar Bugis asal Sengkang ini juga mendorong pelaku usaha untuk berani mengambil keputusan dan mengeksekusi putusan itu.
“Tingkatkan kecerdasan dan analisa kita, gunakan pengalaman lapangan dan menyerap berbagai informasi. Selalu berbuat jujur dan komitmen kepada semua, serta menghargai jasa karyawan dan terakhir keluarkan zakat harta sebagai sebuah kewajiban," pungkasnya.
02 Februari 2026 20:17
02 Februari 2026 19:59
02 Februari 2026 19:38
02 Februari 2026 18:00
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 13:45
02 Februari 2026 11:43