Redaksi
Redaksi

Senin, 11 Mei 2020 12:54

Kakek Bado (baju merah) saat menerima bantuan yang disalurkan Kombes.
Kakek Bado (baju merah) saat menerima bantuan yang disalurkan Kombes.

58 Tahun Jadi Kuli, Kakek Bado Dorong Gerobak hingga Puluhan Kilometer

Komunitas Makassar Bersih, menyalurkan bantuan kepada Kakek Bado, pria 74 tahun yang masih harus dorong gerobak bambu puluhan kilometer.

MAKASSAR, BUKAMATA - Tempat kerja Kakek Bado berada di sekitar Jembatan Tello,Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar. Dia bekerja sebagai buruh kasar. Setiap hari ia membawa pesanan bambu ke tempat yang dituju dengan menggunakan gerobak dorong. Pekerjaan ini telah dijalani sekitar 58 tahun.

Tahun ini usianya yang telah menginjak 74 tahun, tetapi Kakek Bado masih kuat bekerja. Jarak pun tak menjadi penghalang baginya dalam bekerja. Yang penting, mendapatkan upah untuk makan anak dan cucunya yang sudah yatim.

"Saya kadang mendorong gerobak hingga ke Biringkanaya yang jaraknya puluhan kilometer, membawa bambu yang dipesan orang. Cukup jauh tapi harus dijalani," tuturnya.

Ketua LAW2 Community, Suryadi Yamin dan Ketua Makassar Suci, Almalik Musafir Kelana saat bersilaturrahim dan menyerahkan paket peduli Ramadan, merasa terharu dengan penuturan Kakek Bado.

"Alhamdulillah, kami bisa berbagi dengan kakek Bado yang bekerja tak kenal lelah buat keluarganya," ungkap Suryadi Yamin.

Saat penyaluran sedekah Kombes di rumahnya di Jalan Toa Daeng III Kelurahan Batua Kecamatan Manggala, turut hadir #sahabatkombes Hidayatullah dan Ketua RT 03 RW 04 Siti Aisyah.

Komunitas Makassar Bersih (Kombes), mengajak sahabat peduli untuk berbagi dan menyalurkan donasi kepada lansia, dhuafa dan warga rentan lainnya di bulan Ramadan dalam program KURMA melalui: rekening Komunitas Makassar Bersih, BRI 034301001234567.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Kisah sedih