Redaksi
Redaksi

Selasa, 28 April 2020 12:36

Lagi, Corona Renggut Nyawa Seorang Dokter

Lagi, Corona Renggut Nyawa Seorang Dokter

Seorang dokter kembali meninggal akibat Covid-19. Dokter Berkatnu Indrawan Janguk, sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.

JAKARTA, BUKAMATA - Corona virus disease (Covid-19) kembali merenggut nyawa seorang dokter. Itu terlihat dari postingan duka cita Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di media sosial. Dokter Berkatnu Indrawan Janguk meninggal dunia karena terpapar virus Corona.

Sebelum meninggal dunia, dokter Indra, sapaan akrabnya, sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Soewandhi Surabaya selama sepekan terakhir.

"PB IDI turut berduka atas berpulangnya seorang dokter muda berusia 28 tahun di Surabaya yang dikenal ramah dan ceria oleh rekan-rekannya. Dokter Indra meninggal di RSUD Soewandhie Surabaya kemarin sore pukul 17.46 WIB. Beliau sempat dirawat di ruang isolasi dan di ruang perawatan intensif (ICU) RSUD Soewandhie, tapi tidak tertolong," kata Humas IDI, dr Halik Malik, Selasa (28/4/2020).

Halik menyatakan, Indra dirawat karena adanya indikasi terpapar virus Corona. Dari hasil swab test yang telah dilakukan, sambung Halik, diketahui Indra positif virus Corona.

"Beliau dirawat karena salah satunya mengarah ke arah ke COVID-19. Memang sudah diperiksa swab juga dan hasilnya positif COVID-19," ujar Halik.

Lebih lanjut, Halik mengatakan belum menerima informasi terkait riwayat penyakit lainnya yang diidap Indra. Namun, dia menyebutkan, sehari-hari Indra bertugas di IGD RSUD Soewandhi sejak 2017 dan turut menangani pasien virus Corona yang dirawat di rumah sakit tersebut. 

"Belum ada informasi terkait hal itu soal kronologi penyakit lainnya. Yang kita ketahui beliau sehari-hari berpraktik di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Soewandhi sejak tahun 2017, rumah sakit yang menangani COVID-19 juga, dan jadi memang beliau menangani pasien COVID-19 juga," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Covid-19 #Dokter Meninggal