MESIR, BUKAMATA - Selasa, 14 April 2020, otoritas keamanan Mesir mendapat informasi. Ada sekelompok teroris berdiam di salah satu apartemen di pinggiran Al Amiriyah, Kairo.
Polisi Mesir lalu mengepung tempat itu. Kemudian beberapa petugas berkeliling ke rumah warga, mengingatkan agar tidak keluar rumah, juga menjauhi jendela.
Usai itu, mereka pun memulai penggerebekan. "Dor.... Tratak tak tak..," terdengar senjata menyalak. Baku tembak itu berlangsung hingga pukul 20.00 malam waktu setempat. Itu demi menghormati jam malam akibat corona.
Dalam kontak senjata dengan teroris yang diduga anggota ISIS itu, dua orang polisi tertembak. Satu di antaranya tewas, dan satu lagi mengalami luka-luka. Sementara dari kubu terduga teroris, belum diumumkan berapa yang jadi korban.
"Keamanan nasional menerima petunjuk bahwa ada apartemen yang penuh dengan teroris. Baku tembak pun terjadi," kata salah satu pihak keamanan setempat, seperti dilansir dari AFP, Rabu (15/4/2020).
Pasukan keamanan Mesir sudah sejak lama memerangi para teroris. Terutama di Semenanjung Sinai, timur laut Mesir, yang dipelopori oleh afiliasi lokal dari ISIS.
Otoritas Mesir meluncurkan operasi nasional terhadap pemberontak pada Februari 2018. Sejak itu, lebih dari 845 tersangka teroris tewas di Provinsi Sinai Utara bersama dengan lebih dari 60 personel keamanan.
TAG
BERITA TERKAIT
-
30 Eks Napi Teroris Dilatih Jadi Teknisi AC
-
Penculikan Massal Perempuan dan Anak-anak di Nigeria, WNI Dipastikan Aman
-
Bom Meledak di Istanbul, 6 Orang Dikabarkan Tewas
-
Polisi Pastikan Sulsel Aman dari Aksi Terorisme
-
ACT Bantah Biayai Aksi Terorisme, Ibnu Khajar : Bantuan Tidak Boleh Dipertanyakan untuk Siapa