Ulfa
Ulfa

Rabu, 15 April 2020 18:37

Para santri tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. IST
Para santri tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. IST

Ratusan Santri Tiba di Makassar, Hasil Rapid Test Semuanya Negatif

Diketahui, ada sekitar 760 santri yang berasal dari sejumlah pondok pesantren di Jawa Timur yang akan dipulangkan ke Sulsel.

MAKASSAR - Ratusan santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Magetan, Jawa Timur, mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (15/4/2020).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel, Nurdin Abdullah turut memantau kedatangan mereka. Gubernur Sulsel itu juga ikut menyaksikan pemeriksaan rapid test bagi ratusan santri tersebut.

"Hari ini dan beberapa hari kedepan kita akan kedatangan adik-adik kita dari Jawa Timur, terutama dari pesantren. Kita ingin pastikan bahwa mereka kembali ke keluarga dalam kondisi sehat tanpa Covid-19," kata Nurdin.

Diketahui, ada sekitar 760 santri yang berasal dari sejumlah pondok pesantren di Jawa Timur yang akan dipulangkan ke Sulsel. Khusus hari ini, sebanyak 167 santri yang dipulangkan.

"Kita lakukan rapid test ke mereka sebagai upaya untuk memotong mata rantai penularan Covid-19 ini. Makassar ini betul-betul lokal transmisi, kita tidak ingin lagi ada yang membawa virus masuk ke Sulsel," tambah Nurdin.

Ratusan santri yang mengikuti pemeriksaan rapid test itu, kata Nurdin, semuanya dalam keadaan sehat dan memiliki sistem imun tubuh yang bagus.

"Alhamdulillah, semuanya negatif lewat rapid test," singkatnya.

Selanjutnya kata mantan bupati Bantaeng dua periode itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota yang menjadi asal daerah para santri tersebut untuk melakukan pendampingan dengan bentuk isolasi mandiri selama 14 hari.

"Makanya kita pastikan setelah ini kita akan kirim datanya ke semua kepala daerah sebagai ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Mereka (santri) akan melakukan isolasi mandiri di rumah, karena kita punya data lengkap nama dan alamatnya masing-masing," demikian Nurdin.

Penulis : Rizal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Santri #Virus Corona