Ibnu Kasir Amahoru
Ibnu Kasir Amahoru

Selasa, 31 Maret 2020 19:36

Nol Positif Corona di Sulsel Hari Ini, Gugus Tugas Covid-19 Pastikan Tak Ada Lockdown

Nol Positif Corona di Sulsel Hari Ini, Gugus Tugas Covid-19 Pastikan Tak Ada Lockdown

Isu yang berkembang jika akan diterapkan lockdown atau penutupan total itu tidak benar.

MAKASSAR - Kabar baik muncul ditengah pandemi virus corona atau Covid-19 di Sulawesi Selatan. Per hari ini, Selasa (31/3/2020), tak ada penambahan kasus positif di Sulsel.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel, Husni Thamrin. Dengan demikian, hingga saat ini, kasus positif Covid-19 di Sulsel tetap berjumlah 50 pasien.

"Perkembangan Covid-19 di Sulsel untuk 31 Maret 2020 adalah untuk jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 691 orang. Artinya bertambah 71 orang dari kemarin. Untuk PDP (Pasien Dalam Pengawasan) itu berjumlah 106 pasien atau meningkat 1 orang dari kemarin," kata Husni dalam video conference dengan para awak media, Selasa (31/3/2020) malam.

"Dari jumlah PDP tersebut, 95 pasien masih dirawat, 8 pasien sudah dinyatakan sembuh, serta 3 pasien dinyatakan meninggal dunia. Kabar baiknya untuk yang positif tidak ada penambahan hari ini, tetap 50 pasien. 5 orang di antaranya telah meninggal dunia," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Husni juga menegaskan kembali bahwa isu yang berkembang jika akan diterapkan lockdown atau penutupan total itu tidak benar. Yang ada, katanya, adalah isolasi terbatas diberbagai sektor.

"Jadi saya tegaskan tidak ada lockdown. Yang ada adalah isolasi terbatas. Tetap melakukan social distancing dan physical distancing. Kita menjaga dengan ketat agar tidak banyak pergerakan keluar masuk diwilayah yang jadi bagian dari pandemi itu," tegasnya.

Di Kota Makassar sendiri, kata Husni, pemerintah kota akan menerapkan karantina wilayah per kelurahan. Hal ini akan diterapkan di wilayah-wilayah yang angka penyebarannya tergolong tinggi.

"Di Makassar kan dari 34 yang positif itu 6 kasus diantaranya ada di Kecamatan Rappocini, 4 kasus di Kecamatan Panakkukang. Jadi yang tertinggi di Rappocini, khususnya di Kelurahan Buakana. Jadi, Pemkot akan melakukan karantina wilayah di kelurahan tersebut. Ini dilakukan agar tidak banyak warga yang keluar masuk dari wilayah itu," pungkas Husni.

Penulis : Rizal
#Virus Corona #Sulsel