Redaksi
Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2026 16:40

Jambore PKK Maros Libatkan 2.060 Kader, Chaidir Syam: Mereka Ujung Tombak Pembangunan

Jambore PKK Maros Libatkan 2.060 Kader, Chaidir Syam: Mereka Ujung Tombak Pembangunan

Melalui Jambore PKK di Camba, Pemerintah Kabupaten Maros berharap semangat kebersamaan yang terbangun tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi berlanjut dalam aksi nyata di wilayah masing-masing.

MAROS, BUKAMATANEWS – Sebanyak 2.060 kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari 103 desa dan kelurahan se-Kabupaten Maros berkumpul di Kecamatan Camba. Mereka mengikuti Jambore PKK Kabupaten Maros yang menjadi momentum memperkuat solidaritas sekaligus meningkatkan peran kader dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Andi Baso, Kecamatan Camba, resmi dimulai pada Jumat sore (30/10/2026). Jambore dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan 20 kader dari setiap desa dan kelurahan.

Bukan sekadar ajang pertemuan dan perlombaan, kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi bagi ribuan kader PKK untuk memperkuat koordinasi, berbagi pengalaman, serta menyegarkan kembali semangat menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menilai keberadaan kader PKK memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Pasalnya, para kader menjadi ujung tombak pemberdayaan yang bersentuhan langsung dengan keluarga hingga lingkungan desa dan kelurahan.

Peran tersebut dinilai penting karena keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, terutama dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

103 Desa dan Kelurahan Satukan Semangat

Ketua TP-PKK Kabupaten Maros, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, mengatakan Jambore PKK menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan antarkader dari seluruh wilayah Kabupaten Maros.

Panitia menyiapkan sejumlah kegiatan dan perlombaan untuk meningkatkan antusiasme peserta. Di antaranya lomba defile, kebersihan tenda, hingga lomba memasak nasi goreng yang melibatkan para camat.

Menariknya, setiap camat akan berpasangan dengan istrinya dalam lomba memasak tersebut. Para istri camat bertugas mendampingi selama perlombaan berlangsung.

Selain itu, tersedia pula sejumlah lomba hiburan, seperti sambung lagu. Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah, termasuk peralatan elektronik bagi peserta yang berhasil meraih kemenangan.

Menurut Ulfiah, Jambore PKK Kabupaten Maros merupakan agenda tahunan yang kini memasuki pelaksanaan ketiga.

Pelaksanaan pertama digelar di Kecamatan Simbang, kemudian berlanjut di Kecamatan Tompobulu pada tahun sebelumnya. Tahun ini, Kecamatan Camba mendapat kesempatan menjadi tuan rumah.

“Harapannya, kita bisa terus bersinergi dan tetap menjalankan 10 program pokok PKK,” ujar Ulfiah.

Perkuat 10 Program Pokok PKK

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, jambore ini diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh kader dalam menjalankan 10 program pokok PKK.

Dengan jumlah kader yang mencapai ribuan orang dan tersebar di seluruh desa serta kelurahan, TP-PKK memiliki jaringan pemberdayaan yang cukup luas untuk membantu pemerintah menjangkau masyarakat hingga tingkat keluarga.

Keterlibatan kader di lapangan menjadi modal penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga, penguatan ketahanan rumah tangga, serta pembangunan masyarakat yang lebih mandiri.

Melalui Jambore PKK di Camba, Pemerintah Kabupaten Maros berharap semangat kebersamaan yang terbangun tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi berlanjut dalam aksi nyata di wilayah masing-masing.

Ribuan kader yang berkumpul di Camba diharapkan kembali ke daerahnya dengan semangat baru untuk memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga sejahtera di Kabupaten Maros.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Maros #Bupati Maros Chaidir Syam