Redaksi
Redaksi

Selasa, 27 Oktober 2026 21:00

Wabup Luwu Utara Dorong Kesehatan Gigi Anak Jadi Kebiasaan, Bukan Sekadar Seremoni

Wabup Luwu Utara Dorong Kesehatan Gigi Anak Jadi Kebiasaan, Bukan Sekadar Seremoni

Pemkab Luwu Utara bersama Save the Children memperkuat program Healthier Smiles yang menyasar 50 sekolah untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak.

LUWU UTARA, BUKAMATANEWS — Pemerintah Kabupaten Luwu Utara memperkuat upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah melalui kolaborasi lintas sektor dalam program Healthier Smiles. Program ini menyasar 50 sekolah dasar di Kabupaten Luwu Timur dan Luwu Utara, termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB) serta sekolah di wilayah terpencil.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan working group Program Healthier Smiles yang digelar Pemerintah Kabupaten Luwu Utara bersama Save the Children Indonesia dan Yayasan Celosia Marennu Indonesia, dengan dukungan Mars Snacking Foundation, Selasa (27/10/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan agar upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi kebiasaan sehat yang diterapkan secara berkelanjutan di sekolah maupun di rumah.

Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, menyampaikan apresiasi kepada Save the Children Indonesia, Yayasan Celosia Marennu Indonesia, dan Mars Snacking Foundation atas dukungan serta kolaborasi dalam pelaksanaan program kesehatan anak di daerah tersebut.

Menurutnya, kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Kondisi kesehatan yang baik dapat mendukung anak menjalani proses belajar, tumbuh kembang, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

“Kesehatan gigi dan mulut anak merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Anak yang sehat akan lebih siap belajar, bertumbuh, dan mencapai masa depan yang lebih baik. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menyambut baik kolaborasi ini dan berkomitmen mendukung pelaksanaannya hingga sampai kepada anak-anak di sekolah-sekolah,” ujar Jumail Mappile.

Perlu Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Tenaga Kesehatan

Jumail menegaskan, keberhasilan program kesehatan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan atau pendidikan. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari sekolah, orang tua, tenaga kesehatan, forum anak, hingga mitra pembangunan.

Karena itu, keberadaan working group diharapkan menjadi ruang koordinasi untuk menyelaraskan program, memperkuat peran setiap pihak, serta memastikan pelaksanaan kegiatan memberikan dampak nyata bagi anak-anak.

“Kami berharap working group ini dapat menjadi ruang koordinasi yang nyata, sehingga setiap program tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut menjadi kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari anak-anak,” tambahnya.

Melalui koordinasi tersebut, berbagai pihak diharapkan dapat membangun lingkungan yang mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama kebiasaan menyikat gigi dan mencuci tangan secara benar.

Sasar 50 Sekolah, Termasuk Wilayah Terpencil

Program Healthier Smiles merupakan kolaborasi Save the Children Indonesia dan Yayasan Celosia Marennu Indonesia sebagai mitra lokal, dengan dukungan Mars Snacking Foundation.

Pada fase terbaru, cakupan program diperluas hingga 50 sekolah dasar di Kabupaten Luwu Timur dan Luwu Utara. Sasaran program mencakup SLB serta sekolah di kawasan terpencil, termasuk Kecamatan Seko.

Perluasan jangkauan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses anak terhadap edukasi dan dukungan kesehatan gigi dan mulut, termasuk bagi anak-anak yang bersekolah di wilayah dengan tantangan geografis maupun kebutuhan layanan khusus.

Dalam pertemuan working group, para peserta membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penguatan peran sekolah dan puskesmas, pengembangan kebijakan yang berpihak pada kepentingan anak, serta peningkatan kapasitas guru dan tenaga kesehatan.

Selain itu, pembahasan juga mencakup strategi pendampingan untuk memastikan kebiasaan menyikat gigi dan mencuci tangan dapat diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap program Healthier Smiles mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi anak-anak, sekaligus mendorong terwujudnya generasi yang sehat, percaya diri, dan lebih siap mengikuti proses pembelajaran.

Upaya tersebut juga diharapkan memperkuat kesadaran bahwa pemenuhan kesehatan anak membutuhkan keterlibatan bersama, sehingga kebiasaan hidup sehat dapat tumbuh sejak dini dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Wabup Jumail Mappile #Pemkab Lutra