Redaksi
Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026 19:25

Kejari Luwu Utara Percepat Pembentukan ABPEDNAS dan ASLINMAS, Perkuat Tata Kelola Desa

Kejari Luwu Utara Percepat Pembentukan ABPEDNAS dan ASLINMAS, Perkuat Tata Kelola Desa

Melalui ASLINMAS, peran Satlinmas diharapkan dapat dioptimalkan, tidak hanya dalam membantu menjaga ketertiban umum, tetapi juga mendukung penanganan bencana, membantu tugas pertahanan sesuai kewenangannya, serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait.

MASAMBA, BUKAMATANEWS — Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Utara mendorong percepatan pembentukan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dan Asosiasi Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) di Kabupaten Luwu Utara. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas aparatur desa dan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang tertib dan kondusif.

Dorongan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Penerangan Hukum mengenai Peran dan Fungsi ABPEDNAS serta ASLINMAS, sekaligus pendataan dan pendaftaran keanggotaan, di Aula Kantor Kecamatan Bone-Bone, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.20 hingga 13.00 WITA itu merupakan bagian dari sinergi Kejari dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk menyukseskan program kejaksaan, Jaga Desa atau Jaksa Garda Depan Desa.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Luwu Utara, Ridzky Septriananda, menjelaskan bahwa pembentukan kedua asosiasi tersebut bukan untuk menghadirkan lembaga baru yang mengambil alih kewenangan institusi yang sudah ada. Sebaliknya, asosiasi diharapkan menjadi wadah koordinasi dan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Program utama Kejaksaan Negeri Luwu Utara di tingkat desa meliputi Program Jaga Desa, Jaga Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis), serta Jaga Program Indonesia Pintar. Mengingat ABPEDNAS dan ASLINMAS belum terbentuk di Kabupaten Luwu Utara, kami mendorong langkah cepat melalui koordinasi bersama Dinas PMD, Kesbangpol, Satpol PP, dan instansi terkait," ujar Ridzky.

Ia menambahkan, proses pembentukan asosiasi mencakup verifikasi status organisasi, penetapan struktur kepengurusan, fasilitasi pendaftaran administrasi, serta pencatatan resmi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui langkah tersebut, koordinasi antarlembaga diharapkan semakin terarah sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing unsur pemerintahan desa dapat berjalan lebih efektif.

Pendataan Anggota BPD Didorong Lebih Tertib

Dalam sosialisasi tersebut, Pejabat Fungsional Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Luwu Utara, Nining, memaparkan pentingnya pendataan anggota ABPEDNAS untuk mewujudkan administrasi keanggotaan yang tertib, sekaligus mempermudah komunikasi, koordinasi, dan pembinaan hukum.

Sasaran pendataan meliputi seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang masih aktif serta pengurus organisasi yang telah terverifikasi. Prosesnya diharapkan berlangsung secara transparan dan akurat agar data keanggotaan dapat dipertanggungjawabkan.

Pendaftaran mandiri anggota ABPEDNAS dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi https://abpednas.id/anggota.

Pendataan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam mendorong terbentuknya organisasi yang memiliki struktur dan keanggotaan jelas. Dengan administrasi yang tertata, komunikasi antarangggota BPD diharapkan semakin mudah, termasuk dalam memperkuat peran pengawasan dan penyaluran aspirasi masyarakat desa.

1.457 Anggota Satlinmas Didorong Bergabung dengan ASLINMAS

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Luwu Utara, Ari Setiawan, menekankan pentingnya pembentukan ASLINMAS sebagai wadah organisasi bagi anggota Satlinmas.

Saat ini, Luwu Utara memiliki 1.457 anggota Satlinmas yang tersebar di 15 kecamatan dan 173 desa/kelurahan. Jumlah tersebut dinilai menjadi potensi besar dalam mendukung ketenteraman dan ketertiban umum apabila dibarengi pembinaan, koordinasi, serta dukungan operasional yang memadai.

Ari menyoroti bahwa aktivitas Linmas selama ini cenderung meningkat pada momentum tertentu, terutama Pemilu dan Pilkada. Di luar agenda tersebut, pembinaan dinilai masih perlu diperkuat, termasuk dalam pemenuhan sarana operasional.

Melalui ASLINMAS, peran Satlinmas diharapkan dapat dioptimalkan, tidak hanya dalam membantu menjaga ketertiban umum, tetapi juga mendukung penanganan bencana, membantu tugas pertahanan sesuai kewenangannya, serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait.

Ia pun mengimbau anggota Satlinmas segera melakukan pendaftaran melalui aplikasi ASLINMAS agar pendataan dan pengorganisasian keanggotaan dapat berjalan lebih tertib.

Kesbangpol Ingatkan Kamtibmas Jelang Pilkades Serentak

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Utara, Ismaruddin, turut mendorong percepatan pembentukan asosiasi dan penyelesaian administrasi organisasi.

Ia mengingatkan 912 anggota BPD dari 166 desa serta seluruh anggota Satlinmas agar segera melengkapi berkas pendaftaran organisasi kemasyarakatan di Kesbangpol Luwu Utara sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain penguatan organisasi, Ismaruddin mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama dalam menghadapi persoalan kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan maraknya praktik judi daring.

Menurutnya, situasi keamanan yang kondusif menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan dan mewujudkan visi pembangunan daerah yang diusung Bupati Andi Abdullah Rahim bersama Wakil Bupati Jumail Mappile, yakni menjadikan Luwu Utara unggul, terkemuka, dan akseleratif.

Ismaruddin juga memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung di 41 desa pada 25 November 2026 mendatang.

"Kami mengimbau masyarakat dan para kontestan Pilkades Serentak di 41 desa yang dijadwalkan pada 25 November 2026 mendatang agar bijak dan dewasa berpolitik. Perbedaan pilihan adalah hal wajar, mari bersama menahan diri demi menjaga situasi tetap aman dan damai," imbau Ismaruddin.

Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kedewasaan dalam berpolitik, menjaga persaudaraan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi memicu konflik selama tahapan Pilkades.

Hari Keempat Safari Penerangan Hukum

Sosialisasi di Kecamatan Bone-Bone dibuka langsung oleh Camat Bone-Bone, Verawaty Suhadi. Kegiatan ini dihadiri para kepala desa, ketua BPD, serta perwakilan anggota Linmas se-Kecamatan Bone-Bone.

Kegiatan tersebut merupakan hari keempat rangkaian safari sosialisasi penerangan hukum Kejari Luwu Utara. Sebelumnya, sosialisasi serupa digelar di Aula Kantor Kecamatan Masamba pada Senin (12/10), Kecamatan Baebunta pada Selasa (13/10), dan Kecamatan Mappedeceng pada Rabu (14/10).

Rangkaian kegiatan ini diharapkan memperluas pemahaman aparatur desa dan anggota Satlinmas mengenai peran organisasi, pentingnya tertib administrasi, serta penguatan koordinasi dalam mendukung keamanan dan tata kelola pemerintahan desa.

Acara ditutup oleh Camat Bone-Bone dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Lutra

Berita Populer