Redaksi
Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 22:32

ist
ist

Honda Racing Indonesia Borong Lima Gelar Juara Nasional di MFoS 2026, Regenerasi Pembalap Muda Jadi Sorotan

Honda Racing Indonesia memborong lima gelar juara nasional di MFoS 2026 Mandalika. Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen Honda dalam mencetak pembalap muda berbakat.

LOMBOK, BUKAMATANEWS — Honda Racing Indonesia (HRI) menutup musim balap turing 2026 dengan hasil gemilang. Tim balap Honda tersebut sukses memborong lima gelar juara nasional pada seri penutup Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, 17–18 Oktober 2026.

Lima gelar tersebut terdiri atas tiga gelar juara nasional pembalap dan dua gelar juara tim di sejumlah kelas berbeda. Capaian ini sekaligus mempertegas daya saing Honda di arena balap nasional, sekaligus menyoroti perkembangan talenta muda yang dipersiapkan melalui HRI Team Management.

Tiga gelar juara pembalap diraih Avila Bahar di kelas Indonesia Touring Car Race (ITCR) 1.200, Alvin Bahar di kelas Indonesia Super Touring Car Race (ISTCR) 3.600, serta Ananda Zayn Neymar di kelas ITCR 1.500 Non Seeded.

Sementara itu, Honda Racing Indonesia mengamankan gelar juara tim di kelas ITCR 1.200 dan ITCR 3.

Hasil tersebut melanjutkan pencapaian HRI pada MFoS 2025, ketika tim ini juga meraih lima gelar. Konsistensi prestasi tersebut memperlihatkan kemampuan tim dalam menjaga performa kendaraan, strategi balap, serta kerja sama pembalap dan kru sepanjang musim.

Avila Bahar dan Alvin Bahar tampil kompetitif

Di kelas ITCR 1.200, Avila Bahar memastikan gelar juara nasional dengan mengandalkan Honda Brio RS. Sepanjang musim, Avila menunjukkan konsistensi dalam persaingan, termasuk dengan meraih podium kedua pada putaran ketiga dan podium ketiga pada putaran keempat.

Performa tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Avila menuju gelar juara nasional. Di kelas yang sama, rekan setimnya, Andri Abirezky, mengumpulkan 90 poin sepanjang musim dan turut membantu Honda Racing Indonesia meraih gelar juara tim.

Sementara itu, Alvin Bahar kembali menunjukkan daya saingnya di kelas ISTCR 3.600. Mengendarai Honda Civic Type R FL5, Alvin berhasil menuntaskan persaingan musim 2026 dengan gelar juara nasional.

Pengalaman panjang Alvin di dunia balap turing menjadi salah satu modal dalam menghadapi persaingan. Prestasinya sekaligus menambah catatan keberhasilan HRI dalam mempertahankan performa kompetitif di kelas berkapasitas mesin lebih besar.

Debut Neymar langsung berbuah gelar

Selain keberhasilan para pembalap berpengalaman, pencapaian HRI musim ini juga diwarnai prestasi Ananda Zayn Neymar. Pembalap muda yang memperkuat HRI Team Management tersebut berhasil merebut gelar juara nasional ITCR 1.500 Non Seeded pada musim debutnya bersama tim.

Menggunakan Honda City Hatchback RS, Neymar mulai bergabung pada putaran ketiga dan keempat MFoS 2026. Ia langsung menunjukkan potensi kompetitif dengan meraih kemenangan pada kedua putaran tersebut.

Keberhasilan mengunci gelar pada musim debut menjadi catatan penting bagi program pengembangan pembalap Honda. Prestasi Neymar menunjukkan bahwa pembinaan talenta baru dapat berjalan beriringan dengan upaya mempertahankan prestasi tim di tingkat nasional.

Di kelas yang sama, Rachel Cia juga memperkuat HRI Team Management dengan Honda City Hatchback RS. Setelah sebelumnya dikenal di dunia drifting, Rachel menjalani debut bersama tim pada musim ini dan mengumpulkan 12 poin.

Kehadiran Neymar dan Rachel menjadi bagian dari upaya Honda memperluas kesempatan bagi pembalap muda untuk mengembangkan kemampuan, beradaptasi dengan karakter balap turing, dan memperoleh pengalaman dalam kompetisi nasional.

Honda sebut lima gelar sebagai hasil kerja kolektif

President Director PT Honda Prospect Motor, Masanao Kataoka, menyebut pencapaian lima gelar juara nasional tersebut sebagai hasil yang membanggakan sekaligus mencerminkan karakter Honda dalam mengejar performa dan memperkuat kerja sama tim.

“Bagi Honda, dunia balap bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mengembangkan teknologi, sumber daya manusia, dan budaya motorsport,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen Honda untuk terus berkontribusi terhadap perkembangan balap nasional serta menghadirkan kegembiraan berkendara kepada lebih banyak orang.

Direktur sekaligus pembalap Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar, menambahkan bahwa keberhasilan tim merupakan hasil konsistensi sepanjang musim, mulai dari persiapan kendaraan dan strategi balap hingga kerja sama pembalap serta kru.

Menurut Alvin, perkembangan pembalap muda melalui HRI Team Management juga menjadi salah satu hal positif yang terlihat pada musim 2026. Gelar yang diraih Neymar dan pengalaman Rachel dinilai menjadi bagian dari proses regenerasi pembalap di lingkungan Honda.

Ke depan, HRI berkomitmen menjaga daya saing tim sekaligus memberikan kesempatan dan pendampingan bagi talenta muda agar mampu berkembang dan melanjutkan prestasi Honda di arena balap nasional.

Melalui Honda Brio RS, Honda Civic Type R FL5, dan Honda City Hatchback RS, Honda juga menjadikan kompetisi sebagai ruang untuk menguji performa kendaraan dalam kondisi balap yang sesungguhnya.

Dengan lima gelar juara nasional pada MFoS 2026, Honda Racing Indonesia tidak hanya menutup musim dengan prestasi, tetapi juga membawa modal penting untuk menjaga kesinambungan kiprah Honda di motorsport Indonesia melalui kombinasi pengalaman pembalap senior dan potensi generasi baru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Honda Racing Indonesia #Ananda Zayn Neymar