Guru dan Orang Tua Jadi Kunci, Bunda PAUD Sulsel Dorong Pendidikan Ramah Anak
31 Oktober 2026 19:11
Wali Kota Parepare Tasming Hamid mendorong lulusan ITH Habibie menguasai teknologi, berinovasi, menjaga integritas, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
PAREPARE, BUKAMATANEWS — Wisuda bukanlah garis akhir perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Pesan inilah yang ditegaskan Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, kepada para lulusan Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH Habibie).

Tasming mendorong para wisudawan dan wisudawati agar tidak sekadar mengandalkan gelar akademik, tetapi mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, menguasai teknologi, serta melahirkan inovasi yang berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Tasming saat menghadiri Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 ITH Habibie di Gedung Pemuda, Jalan Pemuda, Kota Parepare, Sabtu (17/10/2026).
Dalam sambutannya, Tasming menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi. Ia juga memberikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan doa, dukungan, serta pengorbanan hingga putra-putri mereka berhasil meraih gelar akademik.

“Atas nama Pemerintah Kota Parepare, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan. Kelulusan ini merupakan tahap penting dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan saudara-saudara sekalian,” tuturnya.
Menurut Tasming, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi harus menjadi modal untuk memasuki dunia kerja sekaligus mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan yang diperoleh selama kuliah harus mampu menjawab persoalan nyata, menciptakan peluang, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kejarlah ilmu. Kelulusan adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar, yaitu bagaimana ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dapat diterapkan untuk menjawab persoalan kehidupan, menciptakan peluang, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Tasming Hamid.
Tiga Bekal Penting Menghadapi Tantangan Zaman
Tasming menilai, perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut lulusan perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perubahan.
Perkembangan ekonomi digital, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta teknologi informasi telah mengubah kebutuhan dunia kerja. Kondisi tersebut menuntut generasi muda memiliki kemampuan yang tidak hanya bertumpu pada pengetahuan akademik, tetapi juga kreativitas dan kemampuan menyelesaikan masalah.
Untuk itu, Tasming menekankan tiga kekuatan utama yang perlu dimiliki para lulusan, yakni kompetensi dan kemampuan berinovasi, karakter dan integritas, serta kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi.
Menurutnya, penguasaan teknologi harus berjalan beriringan dengan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika.
Kemampuan teknis tanpa karakter yang kuat dinilai belum cukup untuk menghasilkan kontribusi yang berkelanjutan. Karena itu, para lulusan diharapkan mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan secara bertanggung jawab dan mengarahkannya untuk kepentingan masyarakat.
Tasming juga mendorong para wisudawan agar berani mencoba hal-hal baru, tidak takut menghadapi kegagalan, serta terus memperluas wawasan melalui proses belajar sepanjang hayat.
Ia berharap lulusan ITH Habibie mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menghasilkan gagasan kreatif, menciptakan peluang kerja, meningkatkan produktivitas, dan menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
Teladani Semangat BJ Habibie
Sebagai perguruan tinggi yang membawa nama Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, ITH diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki semangat inovasi dan keunggulan dalam ilmu pengetahuan serta teknologi.
Tasming mengajak para lulusan untuk meneladani semangat BJ Habibie, terutama dalam keberanian mengembangkan gagasan, kedisiplinan dalam bekerja, dan kemauan untuk terus belajar.
Menurutnya, semangat tersebut relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Di tengah persaingan yang semakin ketat, lulusan perguruan tinggi harus mampu menunjukkan kapasitas melalui karya dan kontribusi, bukan hanya melalui gelar yang disandang.
Ia berharap para alumni ITH Habibie dapat menjadi sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman.
Lebih dari itu, para lulusan diharapkan tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap perkembangan daerah asalnya.
Tasming menilai, keterlibatan generasi terdidik dalam pembangunan menjadi salah satu faktor penting untuk memperkuat daya saing daerah dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
ITH Habibie Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Selain menyampaikan pesan kepada para wisudawan, Tasming juga berharap ITH Habibie terus berkembang menjadi perguruan tinggi unggulan yang mampu menghasilkan penelitian terapan dan inovasi sesuai dengan potensi serta kebutuhan daerah.
Menurutnya, peran perguruan tinggi tidak boleh terbatas pada penyelenggaraan pendidikan dan pencetakan lulusan. Kampus juga perlu menjadi pusat pengembangan gagasan, penelitian, dan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
Tasming menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi diperlukan untuk memperkuat pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan ekonomi, hingga pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik.
Ia menegaskan, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan akademisi, ilmuwan, pelaku usaha, dan masyarakat.
Dalam konteks tersebut, Tasming berharap ITH Habibie dapat mengambil peran lebih besar sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Parepare, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia, penelitian, penerapan teknologi, dan pencarian solusi atas berbagai persoalan daerah.
“Pemerintah tidak hanya membutuhkan perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan, tetapi juga sebagai mitra berpikir, mitra meneliti, dan mitra menemukan solusi bagi persoalan pembangunan,” tegasnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjembatani hasil penelitian dan inovasi kampus dengan kebutuhan nyata masyarakat. Dengan demikian, pengetahuan yang dikembangkan di lingkungan akademik dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Lulusan Diharapkan Berkontribusi Nyata
Tasming kembali mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tinggi pada akhirnya perlu tercermin melalui kontribusi lulusan dalam kehidupan sosial dan pembangunan.
Ia berharap para alumni ITH Habibie terus mengembangkan kemampuan, menjaga integritas, serta berani mengambil bagian dalam menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat.
Bagi Pemerintah Kota Parepare, keberadaan perguruan tinggi berbasis teknologi merupakan peluang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Sinergi antara pemerintah dan dunia akademik diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembangunan yang lebih produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Melalui momentum wisuda tersebut, Tasming berharap ITH Habibie tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja, tetapi juga generasi yang mampu menciptakan peluang, melahirkan karya, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dengan bekal kompetensi, karakter, integritas, dan semangat inovasi, para lulusan diharapkan menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan Parepare yang semakin maju dan berdaya saing.
31 Oktober 2026 19:11
31 Oktober 2026 18:58