Redaksi : Kamis, 24 September 2026 11:50
Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, diamankan dalam operasi pada Senin (21/9/2026) terkait dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bolmut.

JAKARTA, BUKAMATANEWS — Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyasar kepala daerah. Terbaru, Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, diamankan dalam operasi pada Senin (21/9/2026) terkait dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bolmut.

Penangkapan Sirajudin menambah daftar operasi tangkap tangan KPK sepanjang 2026 menjadi 21 kali. Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan 13 orang dari sejumlah lokasi, yakni Jakarta, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.

Dari total 13 orang yang diamankan, lima orang, termasuk Sirajudin, dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan. Sementara itu, delapan orang lainnya diperiksa di wilayah Bolmut.

KPK juga menyita uang tunai dalam pecahan rupiah dengan nilai ratusan juta rupiah dari sejumlah lokasi. Saat ini, proses pemeriksaan dan gelar perkara masih berlangsung untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

OTT KPK 2026 Banyak Menyasar Kepala Daerah

Rangkaian OTT KPK sepanjang 2026 menyasar sejumlah sektor, mulai dari lingkungan perpajakan, Bea Cukai, pengadilan, hingga pemerintahan daerah.

Kepala daerah menjadi salah satu kelompok yang paling banyak terseret dalam operasi tersebut. Sebelum Sirajudin Lasena, sejumlah kepala daerah telah diamankan KPK dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan modus dan sektor yang beragam.

Kasus-kasus tersebut antara lain berkaitan dengan dugaan penerimaan imbalan proyek, pemerasan, pengisian jabatan, pengadaan barang dan jasa, hingga dugaan suap proyek pembangunan.

Operasi KPK berlanjut pada Juni dan Juli dengan perkara yang menyeret Edison, Suhardiman Amby, Syah Afandin, Etik Suryani, Lalu Ahmad Zaini, dan Anom Widiyantoro.

Memasuki Agustus dan September, sasaran operasi KPK juga meluas ke sektor pendidikan tinggi dan kementerian. KPK melakukan operasi di lingkungan Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), yang berkaitan dengan pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB).

Daftar Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK 2026

Berikut daftar kepala daerah yang disebut terjaring OTT KPK sepanjang 2026:

1. Maidi — Wali Kota Madiun

Maidi terjaring OTT pada Januari 2026 dalam perkara dugaan penerimaan imbalan proyek dan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

2. Sudewo — Bupati Pati

Sudewo terseret perkara dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa serta dugaan suap proyek jalur kereta api.

3. Fadia Arafiq — Bupati Pekalongan

Fadia Arafiq ditangkap dalam perkara dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

4. Muhammad Fikri Thobari — Bupati Rejang Lebong

Muhammad Fikri Thobari menjadi tersangka dalam perkara dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

5. Syamsul Auliya Rachman — Bupati Cilacap

Syamsul Auliya Rachman terseret perkara dugaan pemerasan yang berkaitan dengan permintaan tunjangan hari raya (THR) Lebaran 2026.

6. Gatut Sunu Wibowo — Bupati Tulungagung

Gatut Sunu Wibowo ditangkap dalam perkara dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

7. Edison — Bupati Muara Enim

Edison terjaring OTT dalam perkara dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

8. Suhardiman Amby — Bupati Kuantan Singingi

Suhardiman Amby terseret perkara dugaan suap pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

9. Syah Afandin alias Ondim — Bupati Langkat

Syah Afandin menjadi tersangka dalam perkara dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

10. Etik Suryani — Bupati Sukoharjo

Etik Suryani terjerat perkara dugaan pemerasan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

11. Lalu Ahmad Zaini — Bupati Lombok Barat

Lalu Ahmad Zaini ditangkap dalam perkara dugaan penerimaan suap terkait proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

12. Anom Widiyantoro — Bupati Pemalang

Anom Widiyantoro ditangkap KPK dalam perkara dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah dan pihak swasta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

13. Sirajudin Lasena — Bupati Bolaang Mongondow Utara

Sirajudin Lasena diamankan dalam OTT KPK pada Senin (21/9/2026) bersama 13 orang lainnya.

Operasi tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas PUPR Bolmut. Lima orang, termasuk Sirajudin, dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, sedangkan delapan orang lainnya menjalani pemeriksaan di Bolmut.

KPK masih melakukan pemeriksaan dan gelar perkara untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

TAG