10 Hari Mencari, Operasi SAR Rombongan Jurnalis di Selat Sunda Dihentikan
17 September 2026 20:51
Partai Gelora mengubah strategi rekrutmen anggota jelang Pemilu 2029 dengan membentuk Desk Rekrutmen Anggota dan memperkuat verifikasi data kader.
JAKARTA, BUKAMATANEWS - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mulai memperkuat mesin organisasinya menghadapi Pemilu 2029. Strategi rekrutmen anggota yang sebelumnya lebih menitikberatkan pada jumlah kini diarahkan pada kualitas, validitas data, dan penguatan jaringan hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS).

Perubahan strategi tersebut ditandai dengan transformasi kelembagaan Tim Rekrutmen Anggota menjadi Desk Rekrutmen Anggota. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat konsolidasi struktur sekaligus mempersiapkan partai menghadapi tahapan pendaftaran calon peserta Pemilu 2029.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelora Mahfuz Sidik menyampaikan hal tersebut saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi perdana Desk Rekrutmen Anggota DPP-DPW Partai Gelora pada Senin (14/9/2026) malam.
“Transformasi kelembagaan dari ‘Tim’ menjadi ‘Desk’ bertujuan untuk memperluas kewenangan operasional dan jangkauan organisasi dari tingkat pusat hingga daerah,” kata Mahfuz dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).

Menurut Mahfuz, perubahan tersebut memberikan mandat yang lebih luas kepada Desk Rekrutmen Anggota. Selain menangani proses rekrutmen, desk juga bertugas menyusun regulasi internal, melakukan validasi data keanggotaan, serta mengembangkan fungsi penggalangan berbasis massa.
Desk Rekrutmen Anggota tidak hanya dibentuk di tingkat pusat atau DPP, tetapi juga hingga tingkat wilayah (DPW) dan daerah (DPD).
Di tingkat pusat, Desk Rekrutmen Anggota diketuai Triwisaksana, yang sebelumnya menjabat Ketua Tim Rekrutmen Anggota sekaligus Ketua Koordinator Bidang Penggalangan DPP Partai Gelora.
Sementara di tingkat DPW dan DPD, posisi ketua desk dijabat secara ex-officio oleh Ketua Bidang Penggalangan DPW dan DPD masing-masing.
“Desk ini dibentuk agar koordinasi berjalan lebih sistematis dan intensif. Kita tidak hanya merekrut anggota, tetapi juga membangun jaringan penggalangan yang menjadi instrumen pemenangan partai hingga ke tingkat TPS,” tegas Mahfuz.
Target Tambah 5 Persen Anggota
Dalam pemetaan kebutuhan keanggotaan, Partai Gelora menargetkan pembaruan data sekaligus penambahan kader baru dari basis sekitar 240.000 anggota yang tercatat dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU pada Pemilu 2024.
“Kita memproyeksikan penambahan minimal 5 persen anggota baru untuk menutupi penyusutan data tersebut,” kata Mahfuz.
Menurut dia, pembaruan data diperlukan untuk mengantisipasi dinamika keanggotaan sekaligus memenuhi ketentuan regulasi pendaftaran calon peserta Pemilu 2029 di KPU.
“Yaitu minimal 1.000 anggota atau 1/1.000 dari jumlah penduduk di setiap kabupaten/kota,” ungkapnya.
Mahfuz menjelaskan, karena Partai Gelora telah memiliki basis data di Sipol KPU, orientasi rekrutmen anggota ke depan tidak lagi semata-mata mengejar jumlah.
Rekrutmen tetap dibuka, tetapi lebih diarahkan untuk mendapatkan sumber daya manusia yang dapat memperkuat struktur partai serta tim pemenangan hingga tingkat TPS.
Ia meminta seluruh DPW dan DPD segera menyelesaikan pembentukan Desk Rekrutmen Anggota di wilayah masing-masing agar proses verifikasi data dan mobilisasi lapangan dapat segera berjalan.
Setiap anggota baru yang direkrut melalui desk tersebut akan mendapatkan modul Orientasi Kepartaian (OK Gelora). Materi tersebut mencakup visi, misi, dan platform perjuangan Partai Gelora.
Selain itu, anggota baru akan dibekali pemahaman mengenai dinamika politik global dan nasional agar memiliki perspektif dalam menjalankan aktivitas politik sebagai kader.
Menurut Mahfuz, sistem rekrutmen anggota kini dirancang secara terstruktur dan terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah dengan dukungan platform digital partai.
Sistem tersebut mencakup pengelolaan data administrasi serta tim pemenangan teritorial untuk memperkuat pemantauan dan evaluasi di lapangan.
“Jadi rekrutmen anggota dilakukan secara terukur sebagai persiapan jangka panjang untuk memperkuat basis massa dan struktur partai di seluruh wilayah Indonesia menjelang kontestasi politik mendatang,” tegas Mahfuz.
Fokus pada Validitas Data
Ketua Desk Rekrutmen Anggota Pusat Partai Gelora Triwisaksana mengatakan penguatan desk di tingkat pusat, wilayah, hingga daerah diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan validitas data kader sebagai bagian dari persiapan menuju Pemilu 2029.
Menurut dia, strategi tersebut berbeda dengan periode sebelumnya ketika Partai Gelora menargetkan capaian kuantitatif hingga satu juta anggota.
Kali ini, setiap anggota baru maupun data anggota yang telah ada akan melalui proses verifikasi yang lebih mendalam.
“Kali ini kita lebih mengutamakan kualitas. Anggota yang masuk ke dalam sistem tidak hanya sekadar di-entry, tetapi harus diverifikasi secara ketat untuk memastikan keabsahannya, baik untuk kebutuhan verifikasi partai politik maupun kerja pemenangan,” ujar Triwisaksana.
Ia mengatakan terdapat dua target strategis yang disiapkan Partai Gelora.
Pertama, memenuhi persyaratan keanggotaan partai politik di KPU melalui Sipol sebagai bagian dari persiapan untuk lolos sebagai peserta Pemilu 2029.
Kedua, memperkuat jaringan relawan serta menyiapkan saksi pemenangan di seluruh TPS pada Pemilu 2029.
“Mengingat persyaratan keanggotaan di KPU berbasis kabupaten/kota, maka DPD ditetapkan sebagai ujung tombak pelaksana rekrutmen di lapangan. Sementara itu, DPP dan DPW berperan memberikan dukungan sistem (support system),” ujarnya.
DPP Partai Gelora juga menyiapkan infrastruktur digital terintegrasi untuk mendukung proses tersebut, termasuk pendaftaran melalui situs web dan WhatsApp.
Seluruh data rekrutmen anggota dari daerah nantinya terpusat dalam dashboard nasional di tingkat DPP.
“DPP telah membentuk empat wilayah monitoring, yaitu Sumatera, Jawa-Bali-Nusra, Kalimantan-Sulawesi, dan Maluku-Papua,” kata Triwisaksana.
Untuk memperkuat rekrutmen berbasis lapangan, DPW dan DPD juga diberikan kewenangan menugaskan anggota DPRD dari Partai Gelora untuk mengoptimalkan jaringan konstituen dan jaringan lokal.
Strategi konsolidasi tersebut melengkapi langkah Partai Gelora dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta meluncurkan Desk Verifikasi Partai Politik (Verpol) pada Minggu (2/8/2026).
Desk tersebut dibentuk untuk memastikan kelengkapan administrasi, kepengurusan fisik, hingga kesiapan sumber daya manusia Partai Gelora memenuhi persyaratan verifikasi KPU yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Desember 2027.
Partai Gelora telah menyelesaikan pembentukan Desk Verpol di tingkat DPP dan DPW, sementara pembentukan di tingkat DPD masih dalam tahap penyelesaian.
Desk Verpol Partai Gelora menggunakan filosofi pemanah sebagai analogi kerja organisasi, yakni mengedepankan kerja yang presisi, efektif, dan efisien.
17 September 2026 20:51
17 September 2026 19:49
17 September 2026 18:38
17 September 2026 18:03
17 September 2026 17:48
17 September 2026 16:05
17 September 2026 17:37
17 September 2026 16:36
17 September 2026 17:12
17 September 2026 18:38