Redaksi
Redaksi

Kamis, 17 September 2026 18:03

Ketua KONI Sulsel Darmawangsyah Muin
Ketua KONI Sulsel Darmawangsyah Muin

Dua Maskot Porprov Sulsel 2026 Bawa Identitas Bone dan Wajo

Si Dama menjadi maskot Kabupaten Bone dengan inspirasi dari kepiting khas daerah tersebut. Sementara Kabupaten Wajo menghadirkan Si Gabus yang mengambil inspirasi dari ikan gabus sebagai salah satu kekayaan lokal daerah.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Semarak Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 mulai terasa. Bukan hanya para atlet dan venue yang dipersiapkan, identitas dua daerah tuan rumah juga mulai diperkenalkan melalui dua maskot: Si Dama dari Bone dan Si Gabus dari Wajo.

Kedua maskot tersebut diperkenalkan dalam rapat koordinasi persiapan Porprov XVIII Sulsel 2026 yang berlangsung di Kantor KONI Sulsel, Rabu (16/9/2026).

Si Dama menjadi maskot Kabupaten Bone dengan inspirasi dari kepiting khas daerah tersebut. Sementara Kabupaten Wajo menghadirkan Si Gabus yang mengambil inspirasi dari ikan gabus sebagai salah satu kekayaan lokal daerah.

Pemilihan kedua maskot tersebut tidak sekadar menjadi identitas visual pesta olahraga. Karakter Bone dan Wajo turut dibawa untuk memperkenalkan budaya serta potensi lokal kepada masyarakat yang akan datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Ketua KONI Sulsel Darmawangsyah Muin mengatakan Porprov memiliki peran lebih besar dibandingkan sekadar kompetisi olahraga antarkabupaten dan kota.

“PORPROV bukan sekadar ajang rutin, tetapi menjadi instrumen penting untuk menjaring talenta juara yang akan kita bina secara berjenjang menuju Pra-PON hingga PON 2028,” ujar Darmawangsyah.

Menurutnya, hasil Porprov XVIII nantinya diharapkan menjadi salah satu pijakan dalam proses pembinaan atlet Sulsel menuju kompetisi tingkat nasional.

Karena itu, persiapan penyelenggaraan tidak hanya menyangkut pertandingan. Sejumlah aspek turut dibahas dalam rapat koordinasi, mulai dari kesiapan venue cabang olahraga, akomodasi atlet, konsep pembukaan dan penutupan, pendanaan cabang olahraga hingga peluncuran maskot.

Rapat tersebut dipimpin Sekretaris Umum KONI Sulsel Rahmansyah dan dihadiri unsur Dispora Sulsel, pengurus KONI, Dispora dan KONI Bone, Dispora dan KONI Wajo, 45 Technical Delegate (TD) cabang olahraga serta Komisi Keabsahan Porprov XVIII KONI Sulsel.

Ribuan Atlet Siap Bertanding

Porprov XVIII Sulsel 2026 akan digelar di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah bersama.

Ajang ini diperkirakan menjadi salah satu perhelatan olahraga terbesar di Sulsel dengan ribuan atlet yang akan bertanding di berbagai cabang olahraga.

Data KONI Sulsel mencatat sebanyak 8.046 atlet telah dinyatakan lolos dan berhak tampil setelah melalui proses verifikasi dan seleksi Babak Kualifikasi. Mereka akan bertanding pada 45 cabang olahraga.

Wakil Ketua KONI Sulsel Herman Hading mengatakan proses pengesahan atlet dilakukan untuk memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan dan memiliki status kepesertaan yang jelas.

“Pengesahan atlet secara resmi oleh KONI Sulsel ini merupakan momentum bersejarah. Kita ingin memastikan seluruh atlet yang bertanding benar-benar memenuhi syarat hasil Babak Kualifikasi dan terbebas dari sengketa domisili atau kepesertaan ganda,” kata Herman.

Ia menambahkan, proses verifikasi tersebut juga diarahkan untuk menciptakan kompetisi yang sportif dan transparan.

Dengan persiapan yang terus digenjot, Bone dan Wajo kini bukan hanya bersiap menjadi lokasi pertandingan. Kedua daerah juga akan membawa identitas lokal masing-masing melalui Si Dama dan Si Gabus.

Di tengah persaingan ribuan atlet memperebutkan medali, dua maskot tersebut menjadi simbol bahwa Porprov Sulsel 2026 juga menjadi panggung untuk memperkenalkan karakter, budaya, dan potensi daerah tuan rumah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Maskot Porprov Sulsel 2026