Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
28 Oktober 2026 16:11
RSUD Daya Makassar mengingatkan masyarakat mewaspadai gejala penyakit menular seksual (PMS), pentingnya pencegahan, serta pemeriksaan dini di Poliklinik Kulit dan Kelamin.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Keluhan pada area genital atau organ intim kerap dianggap sebagai masalah sepele. Padahal, gejala seperti keputihan abnormal, rasa terbakar saat buang air kecil, luka, benjolan, hingga nyeri di area genital dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan, termasuk Penyakit Menular Seksual (PMS).

Penyakit Menular Seksual merupakan infeksi yang dapat ditularkan melalui aktivitas seksual, baik melalui hubungan vaginal, anal, maupun oral. Sejumlah infeksi yang termasuk dalam kelompok ini antara lain gonore, sifilis, klamidia, trikomoniasis, kutil kelamin, serta HIV.
RSUD Daya Kota Makassar mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perubahan atau keluhan yang muncul pada organ intim. Pemeriksaan sejak dini penting untuk membantu memastikan penyebab keluhan sekaligus menentukan penanganan yang tepat.
Salah satu hal yang perlu diwaspadai, PMS tidak selalu menunjukkan gejala yang jelas. Seseorang dapat mengalami infeksi tanpa menyadarinya, tetapi tetap berpotensi menularkan infeksi tersebut kepada pasangan.

Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa risiko PMS tidak dapat dinilai hanya dari penampilan fisik atau ada tidaknya keluhan. Siapa pun yang aktif secara seksual dapat memiliki risiko, bergantung pada jenis paparan dan faktor lainnya.
Stigma dan rasa malu masih menjadi penghalang bagi sebagian orang untuk memeriksakan kesehatan organ intim. Padahal, mencari pertolongan medis merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan diri sendiri sekaligus melindungi pasangan dari risiko penularan.
Pemeriksaan oleh tenaga medis dapat membantu mengidentifikasi kemungkinan infeksi dan menentukan apakah pasien memerlukan pemeriksaan lanjutan atau pengobatan. Penanganan perlu disesuaikan dengan jenis infeksi yang ditemukan, sehingga masyarakat tidak dianjurkan melakukan diagnosis sendiri atau menggunakan obat tanpa arahan tenaga kesehatan.
Selain pemeriksaan, langkah pencegahan juga penting dilakukan. Masyarakat dapat mengurangi risiko PMS dengan menggunakan kondom secara benar dan konsisten, membatasi jumlah pasangan seksual, menghindari perilaku seksual berisiko, serta melakukan vaksinasi HPV sesuai rekomendasi medis.
Skrining atau pemeriksaan kesehatan seksual juga dapat dipertimbangkan berdasarkan riwayat paparan dan faktor risiko, termasuk ketika tidak terdapat gejala. Konsultasi dengan dokter membantu menentukan jenis pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Bagi masyarakat yang mengalami keluhan pada area genital atau ingin berkonsultasi mengenai kesehatan seksual, RSUD Daya Kota Makassar menyediakan layanan Poliklinik Kulit dan Kelamin.
Masyarakat dapat berkonsultasi bersama dr. Falencia Dwita Lestari, MARS, Sp.DVE, untuk memperoleh evaluasi medis sesuai keluhan dan kebutuhan pemeriksaan.
Jangan menunggu hingga keluhan semakin mengganggu. Jika mengalami keputihan yang tidak biasa, nyeri saat buang air kecil, luka, benjolan, atau gejala lain pada area genital, segera konsultasikan kepada tenaga medis.
Menjaga kesehatan organ intim merupakan bagian dari menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Tidak perlu malu untuk memeriksakan diri, karena deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat membantu mencegah komplikasi serta mengurangi risiko penularan.
28 Oktober 2026 16:11
28 Oktober 2026 16:05
28 Oktober 2026 15:53
28 Oktober 2026 15:47
28 Oktober 2026 15:42