Redaksi
Redaksi

Minggu, 04 Oktober 2026 12:03

 Final FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Vs Thailand: Duel Peringkat 117 dan 93 di Final

Final FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Vs Thailand: Duel Peringkat 117 dan 93 di Final

Indonesia vs Thailand tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026. Ranking FIFA berbeda 24 tingkat, tetapi keduanya akan bertarung demi satu trofi juara.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Angka di ranking FIFA menempatkan Timnas Indonesia di posisi 117 dunia, sementara Thailand berada di peringkat 93. Namun, ketika keduanya bertemu di partai final FIFA ASEAN Cup 2026, perbedaan peringkat tersebut tidak lagi menjadi satu-satunya ukuran.

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Laga dijadwalkan kick-off pukul 20.00 WIB atau 21.00 Wita.

Bagi Skuad Garuda, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk mengakhiri penantian panjang tanpa gelar juara. Indonesia disebut selangkah lagi memutus tren tanpa trofi selama 35 tahun.

Berdasarkan data yang dimuat detikSulsel dari laman FIFA, Indonesia saat ini mengantongi 1.163,15 poin dan berada di peringkat 117 dunia. Posisi tersebut naik satu tingkat setelah Indonesia menjalani pertandingan di FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia berada satu tingkat di atas Kazakhstan dan satu tingkat di bawah Sudan dalam daftar tersebut.

Meski berada di peringkat 117 dunia, posisi Indonesia masih cukup kompetitif di kawasan Asia Tenggara. Skuad Garuda masih berada di atas sejumlah negara ASEAN seperti Malaysia dan Filipina.

Thailand datang dengan posisi yang lebih tinggi. The War Elephants berada di peringkat 93 dunia dengan koleksi 1.252,27 poin.

Thailand juga naik satu tingkat dan kini berada di atas China serta rival regionalnya, Vietnam. Di tangga ranking FIFA, Thailand berada satu tingkat di bawah Palestina.

Perbedaan 24 tingkat dalam ranking FIFA itu membuat final kali ini menarik. Namun, angka tersebut tidak otomatis menentukan siapa yang akan mengangkat trofi.

Sebab, final adalah pertandingan yang mempertemukan dua tim dalam situasi berbeda dari sekadar statistik di atas kertas.

Garuda Selangkah Lagi Menulis Sejarah

Perjalanan Indonesia menuju partai puncak berlangsung dramatis.

Skuad Garuda memastikan status juara Grup A dengan koleksi tujuh poin. Indonesia unggul produktivitas gol atas Malaysia setelah mencatat kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh di SUGBK.

Sementara Thailand melaju sebagai juara Grup B. The War Elephants mengawali perjalanan dengan kemenangan 4-0 atas Pakistan dan 2-0 atas Vietnam, sebelum menelan kekalahan 1-2 dari Filipina pada laga terakhir fase grup.

Kini, seluruh perjalanan tersebut bermuara pada satu pertandingan.

Satu laga untuk menentukan siapa yang menjadi juara.

John Herdman: Saatnya Membuat Sejarah

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyadari besarnya kesempatan yang berada di depan timnya.

Selepas laga melawan Bangladesh, Herdman menyampaikan pesan yang menegaskan ambisi Skuad Garuda untuk membawa pulang trofi.

“Kami punya trofi pertama untuk dikejar dan mengukir sejarah, serta terus membuat negara ini bangga,” tegasnya selepas laga kontra Bangladesh dilansir dari detikSport.

Pernyataan tersebut menggambarkan target Indonesia di partai final: bukan hanya memenangkan pertandingan, tetapi juga mencatat pencapaian yang akan menjadi bagian dari perjalanan baru sepak bola nasional.

Di sisi lain, Thailand datang ke final dengan pengalaman dan posisi ranking FIFA yang lebih baik.

The War Elephants menunjukkan performa kuat pada dua laga awal fase grup ketika mengalahkan Pakistan dan Vietnam. Meski kemudian kalah dari Filipina, Thailand tetap mengamankan tiket ke partai puncak sebagai juara Grup B. (detikcom)

Dengan demikian, final Indonesia vs Thailand menjadi pertemuan dua juara grup dengan karakter perjalanan yang berbeda.

Indonesia harus melewati persaingan ketat di Grup A hingga memastikan kelolosan lewat produktivitas gol. Thailand justru mengunci tiket final lebih cepat setelah meraih kemenangan pada dua pertandingan awal.

Senin Malam, Semua Angka Ditinggalkan

Ranking FIFA mungkin memberi gambaran tentang posisi kedua tim di dunia, tetapi di atas lapangan cerita bisa berubah.

Indonesia berada di peringkat 117. Thailand di posisi 93.

Namun, pada Senin malam, keduanya akan memulai pertandingan dari titik yang sama: 90 menit untuk memperebutkan satu trofi.

Bagi Garuda, kemenangan akan berarti lebih dari sekadar gelar. Itu menjadi kesempatan untuk mengakhiri penantian panjang dan membawa nama Indonesia kembali ke panggung juara.

Sementara bagi Thailand, final menjadi kesempatan mempertahankan reputasinya sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.

Satu hal yang pasti, SUGBK akan menjadi saksi siapa yang mampu mengubah tekanan menjadi kemenangan dan peluang menjadi sejarah.

Indonesia atau Thailand? Jawabannya akan ditentukan di lapangan, bukan di ranking FIFA.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Final FIFA ASEAN Cup 2026 #Timnas Indonesia #Timnas Thailand