Redaksi
Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026 16:46

Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan
Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan

DPPKB Makassar Tanamkan Kesadaran Kependudukan Sejak Sekolah, Siapkan Generasi Muda Berkualitas

DPPKB Makassar memperkuat pendidikan kependudukan di jenjang SLTP/MTs untuk membentuk generasi muda yang peduli lingkungan, sehat, dan mampu merencanakan masa depan.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Membangun generasi muda berkualitas tidak cukup hanya melalui pendidikan akademik. Pemahaman tentang kesehatan, lingkungan, perencanaan kehidupan, hingga dinamika kependudukan juga perlu ditanamkan sejak dini agar pelajar mampu mengambil keputusan yang bijak dan bertanggung jawab terhadap masa depannya.

Komitmen tersebut terus diperkuat Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar melalui kegiatan Advokasi, Sosialisasi, dan Fasilitasi Pendidikan Kependudukan pada satuan pendidikan jenjang sekolah menengah pertama (SLTP) dan madrasah tsanawiyah (MTs).

Program ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai persoalan kependudukan sekaligus membangun kesadaran bahwa dinamika jumlah, persebaran, dan kualitas penduduk memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari.

Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengatakan pendidikan kependudukan merupakan salah satu langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

“Kependudukan berkaitan erat dengan kualitas hidup, kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan masa depan generasi muda. Karena itu, pemahaman tersebut perlu ditanamkan sejak usia sekolah,” jelas Andi Irwan.

Menurutnya, pelajar perlu dibekali pemahaman yang lebih luas daripada sekadar materi akademik di ruang kelas. Mereka juga perlu mengenali persoalan sosial dan lingkungan di sekitarnya agar tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian serta tanggung jawab terhadap masyarakat.

Pendidikan Kependudukan Bentuk Pola Pikir Generasi Muda

Pendidikan kependudukan menjadi sarana untuk memperkenalkan hubungan antara pertumbuhan penduduk, kualitas sumber daya manusia, kondisi lingkungan, dan keberlanjutan pembangunan.

Melalui pengenalan tersebut, peserta didik diharapkan mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan, membangun kebiasaan hidup yang bertanggung jawab, memperhatikan kelestarian lingkungan, serta merencanakan masa depan secara lebih matang.

Pemahaman ini juga diharapkan membantu pelajar melihat bahwa keputusan yang diambil saat ini dapat berpengaruh terhadap kualitas kehidupan mereka pada masa mendatang.

Andi Irwan menegaskan, investasi terhadap generasi muda perlu dilakukan sejak sekarang. Kualitas sumber daya manusia yang dibangun hari ini akan turut menentukan kualitas keluarga dan masyarakat pada masa depan.

“Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli, mampu mengambil keputusan dengan bijak, dan memiliki perencanaan masa depan yang baik,” ujarnya.

Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Sekolah

DPPKB Kota Makassar berharap kegiatan advokasi, sosialisasi, dan fasilitasi pendidikan kependudukan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan satuan pendidikan dalam membangun budaya sadar kependudukan di kalangan pelajar.

Sinergi tersebut dinilai penting agar wawasan kependudukan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

Dengan pemahaman yang baik, generasi muda diharapkan mampu mengenali tantangan kependudukan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial, serta berperan aktif dalam menciptakan keluarga dan masyarakat yang lebih berkualitas.

Melalui penguatan pendidikan kependudukan sejak jenjang SLTP/MTs, DPPKB Makassar mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan kesiapan menghadapi masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#DPPKB Makassar

Berita Populer