RMS Pastikan Musprov IMI Sulsel Terbuka, Siapa Pun Berhak Maju Jadi Ketua
Sebanyak 36 klub memiliki hak suara pada Musprov IMI Sulsel 2026. Rusdi Masse menekankan proses pemilihan harus terbuka dan demokratis.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan, Rusdi Masse (RMS), menegaskan proses Musyawarah Provinsi (Musprov) IMI Sulsel periode 2026–2030 harus berlangsung secara terbuka, demokratis, dan sesuai aturan organisasi. Ia juga meminta agar tidak ada pembatasan bagi siapa pun yang ingin maju sebagai calon Ketua IMI Sulsel.

Penegasan tersebut disampaikan RMS usai menerima laporan hasil verifikasi peserta Musprov dari Sekretaris IMI Sulsel, Taqwa Gaffar, yang sebelumnya dilakukan bersama IMI Pusat di Jakarta.
Berdasarkan hasil verifikasi per 21 Juli 2026, sebanyak 36 klub otomotif dinyatakan memenuhi syarat sebagai peserta Musprov sekaligus memiliki hak suara dalam pemilihan Ketua IMI Sulsel. Selain itu, 55 peserta peninjau juga telah diverifikasi oleh IMI Pusat dan IMI Sulsel.
Menindaklanjuti hasil tersebut, RMS menginstruksikan jajaran panitia pelaksana dan tim penjaringan segera menuntaskan seluruh tahapan pencalonan dengan berpedoman pada Peraturan Organisasi (PO), Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta ketentuan IMI Pusat.
"Tidak boleh ada proses yang keluar dari mekanisme organisasi. Seluruh tahapan harus berjalan transparan, demokratis, dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh kader maupun figur yang ingin mengabdi di IMI Sulsel," ujar Taqwa menyampaikan arahan Ketua IMI Sulsel.
Dalam kesempatan itu, Taqwa juga menyerahkan dokumen PO dan AD/ART kepada panitia sebagai pedoman resmi penyusunan mekanisme penjaringan bakal calon Ketua IMI Sulsel periode 2026–2030.
Menurut Taqwa, jauh sebelum masa Musprov dimulai, Rusdi Masse telah berulang kali mengingatkan jajaran pengurus agar mulai menyiapkan kader-kader baru yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi.
Langkah tersebut, kata dia, merupakan bentuk komitmen RMS dalam membangun regenerasi kepemimpinan di tubuh IMI Sulsel.
"Beliau ingin semakin banyak tokoh otomotif yang bersedia mengabdi dan membesarkan organisasi. Karena itu sejak awal beliau mendorong lahirnya kader-kader baru untuk memimpin IMI Sulsel," jelasnya.
Rusdi Masse sendiri telah memimpin IMI Sulawesi Selatan selama dua periode. Selama masa kepemimpinannya, berbagai kegiatan otomotif, pembinaan klub, hingga penyelenggaraan event balap dan keselamatan berkendara terus menjadi perhatian organisasi.
"Bagi beliau, IMI adalah organisasi hobi, bukan organisasi yang mencari keuntungan. Selama memimpin, beliau mewakafkan waktu, tenaga, pikiran, bahkan sumber daya pribadi untuk membesarkan organisasi," kata Taqwa.
Ia menambahkan, RMS selalu mengingatkan bahwa IMI merupakan organisasi otomotif yang telah berdiri lebih dari satu abad sehingga seluruh pengurus dan anggota memiliki tanggung jawab menjaga marwah organisasi, memperkuat persatuan, serta menjadikan IMI sebagai rumah besar bagi seluruh insan otomotif di Sulawesi Selatan.
Karena itu, Musprov mendatang diharapkan tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga memperkuat soliditas organisasi melalui proses yang jujur, transparan, dan sesuai konstitusi organisasi.
"Pesan Ketua sangat jelas, jangan ada pembatasan terhadap siapa pun yang ingin maju. Semua harus diberi ruang yang sama selama memenuhi ketentuan organisasi," tutup Taqwa.
News Feed
Berita Populer
22 Juli 2026 15:22
22 Juli 2026 10:50
22 Juli 2026 15:26
22 Juli 2026 11:58
