Redaksi
Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 21:10

Bupati Pinrang Serahkan Pompa Air untuk Petani Terdampak Kekeringan

Bupati Pinrang Serahkan Pompa Air untuk Petani Terdampak Kekeringan

bantuan pompa air merupakan langkah cepat untuk membantu petani mempertahankan produktivitas lahan pertanian di tengah keterbatasan pasokan air. Kehadiran bantuan itu diharapkan mampu mengurangi dampak kekeringan sekaligus mencegah risiko gagal panen.

PINRANG, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Pinrang terus berupaya menjaga produktivitas sektor pertanian di tengah musim kemarau.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyalurkan bantuan dua unit pompa air kepada kelompok tani di wilayah Padang Loang, Kecamatan Patampanua, Rabu (22/7/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Pinrang Irwan Hamid, saat meninjau areal persawahan yang terdampak kekeringan akibat menurunnya debit air irigasi.

Menurut Irwan, bantuan pompa air merupakan langkah cepat untuk membantu petani mempertahankan produktivitas lahan pertanian di tengah keterbatasan pasokan air. Kehadiran bantuan itu diharapkan mampu mengurangi dampak kekeringan sekaligus mencegah risiko gagal panen.

"Pemerintah ingin memastikan setiap langkah yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi petani. Kami terus berupaya menghadirkan solusi agar lahan pertanian tetap produktif dan kesejahteraan petani dapat terus terjaga," ujar Irwan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pinrang tidak tinggal diam menghadapi musim kemarau. Berbagai koordinasi terus dilakukan bersama balai teknis dan kementerian terkait untuk mempercepat realisasi bantuan sesuai kebutuhan petani di lapangan.

Selain penanganan teknis, Irwan mengajak masyarakat menjaga kebersamaan dan kondusivitas dalam menghadapi dampak musim kemarau. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan tersebut.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berdoa agar kondisi cuaca segera membaik, sembari memastikan pemerintah akan mengoptimalkan berbagai kebijakan dan langkah teknis guna membantu masyarakat.

Usai menyerahkan bantuan, Irwan melanjutkan peninjauan ke Bendungan Benteng untuk melihat kondisi debit air yang menjadi sumber utama irigasi pertanian.

Hasil pemantauan menunjukkan debit air berada pada kisaran 74 hingga 84 meter kubik per detik, lebih rendah dibandingkan kondisi normal yang mencapai sekitar 110 meter kubik per detik.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Sawitto. Dalam kesempatan itu, Irwan berharap pengelolaan elevasi air dapat dilakukan secara bijaksana sehingga kebutuhan operasional pembangkit listrik tetap terpenuhi tanpa mengurangi pasokan air bagi sektor pertanian.

Menurutnya, keseimbangan antara kebutuhan energi dan kebutuhan irigasi harus tetap dijaga agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari kedua sektor tersebut secara bersamaan.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian dapat ditekan semaksimal mungkin sehingga produktivitas lahan, pendapatan petani, dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga.

Hal itu juga diharapkan mampu mempertahankan peran Kabupaten Pinrang sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Sulawesi Selatan.

Penulis : Junaedi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Pinrang #Bupati Pinrang Irwan Hamid