Guru dan Orang Tua Jadi Kunci, Bunda PAUD Sulsel Dorong Pendidikan Ramah Anak
31 Oktober 2026 19:11
Pemahaman mengenai TRIAD KRR diharapkan membantu peserta mengenali berbagai risiko yang dapat memengaruhi kesehatan dan masa depan remaja, sekaligus mendorong perilaku yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Remaja tidak hanya membutuhkan akses terhadap informasi yang benar, tetapi juga ruang yang aman untuk berbagi pengetahuan dan mendapatkan pendampingan dari teman sebaya. Berangkat dari pentingnya peran tersebut, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) Renaissance MAN 2 Kota Makassar menggelar pelatihan pendidik sebaya dan konselor sebaya melalui kegiatan *Sabtu Produktif*, Sabtu (27/6/2026).

Pelatihan ini mengangkat materi TRIAD KRR atau tiga risiko yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja, yakni seksualitas, HIV/AIDS, serta penyalahgunaan napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya).
Kegiatan tersebut menjadi upaya membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan agar mampu menyampaikan informasi yang tepat, memberikan edukasi, serta mendampingi teman sebaya secara bertanggung jawab.
Melalui pendekatan dari remaja, oleh remaja, dan untuk remaja, peserta diharapkan dapat menjadi penggerak edukasi positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengatakan pembekalan tersebut merupakan langkah nyata untuk mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, cerdas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
“Bekal ilmu yang diperoleh hari ini menjadi langkah nyata untuk menciptakan remaja yang sehat, cerdas, dan berani menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya,” ujar Andi Irwan Bangsawan.
Menurutnya, pengetahuan yang memadai menjadi modal penting bagi remaja untuk memahami berbagai persoalan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi, sekaligus mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab.
Andi Irwan menjelaskan, keberadaan PIK Remaja di lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam memperluas akses informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja.
Melalui wadah tersebut, remaja didorong untuk saling berbagi pengetahuan, membangun komunikasi yang sehat, serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dalam masa pertumbuhan.
Pendidik sebaya diharapkan mampu menyampaikan informasi yang benar dan mudah dipahami. Sementara itu, konselor sebaya dibekali pemahaman untuk mendengarkan, memberikan dukungan awal, dan membantu teman sebaya memperoleh pendampingan yang sesuai ketika menghadapi persoalan.
Pendekatan ini dinilai penting karena komunikasi antarteman dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi remaja untuk mencari informasi dan dukungan. Meski demikian, persoalan yang membutuhkan penanganan khusus tetap perlu dirujuk kepada tenaga profesional atau pihak yang berkompeten.
Dengan demikian, PIK Remaja tidak hanya menjadi sarana penyebaran informasi, tetapi juga ruang pembelajaran untuk membangun kepedulian, tanggung jawab, dan karakter positif di kalangan generasi muda.
Melalui pelatihan pendidik sebaya dan konselor sebaya tersebut, DPPKB Kota Makassar berharap semakin banyak remaja yang terlibat aktif dalam menyebarkan informasi positif serta menjadi pelopor perubahan di sekolah dan lingkungan masyarakat.
Pemahaman mengenai TRIAD KRR diharapkan membantu peserta mengenali berbagai risiko yang dapat memengaruhi kesehatan dan masa depan remaja, sekaligus mendorong perilaku yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Upaya ini juga menjadi bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia sejak usia remaja. Generasi muda tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga perlu dibekali pengetahuan kesehatan, keterampilan berkomunikasi, serta kemampuan mengambil keputusan secara bijaksana.
Semangat *“Dari remaja, oleh remaja, untuk remaja yang lebih berkualitas”* diharapkan terus tumbuh melalui kegiatan edukasi dan konseling sebaya yang berkelanjutan.
Dengan keterlibatan aktif remaja, lingkungan sekolah diharapkan semakin mendukung tumbuhnya generasi muda yang sehat, berkarakter, peduli terhadap sesama, dan berdaya saing dalam menyongsong masa depan.
31 Oktober 2026 19:11
31 Oktober 2026 18:58