Redaksi
Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 19:31

Dari PENAS XVII Gorontalo, Bupati Luwu Utara Dorong Petani Naik Kelas dan Perkuat Ketahanan Pangan

Dari PENAS XVII Gorontalo, Bupati Luwu Utara Dorong Petani Naik Kelas dan Perkuat Ketahanan Pangan

Kehadiran Bupati Luwu Utara didampingi Ketua DPRD Kabupaten Luwu Utara, Husain, menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring dan membuka ruang belajar bagi para pelaku sektor pertanian daerah.

GORONTALO, BUKAMATANEWS - Komitmen memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai fondasi ketahanan pangan terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara. Hal itu disampaikan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, saat menghadiri puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-17 Tahun 2026 di Gelanggang Olahraga (GOR) David-Tony, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Kehadiran Bupati Luwu Utara didampingi Ketua DPRD Kabupaten Luwu Utara, Husain, menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring dan membuka ruang belajar bagi para pelaku sektor pertanian daerah.

PENAS XVII 2026 menjadi momentum besar yang mempertemukan petani, nelayan, dan peternak dari berbagai wilayah Indonesia. Selain menjadi ajang silaturahmi nasional, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai inovasi teknologi pertanian, perikanan, serta pameran produk unggulan dari masing-masing daerah.

Menurut Andi Abdullah Rahim, PENAS menjadi kesempatan penting untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) para petani dan nelayan, khususnya di Kabupaten Luwu Utara.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu kunci agar sektor pertanian daerah mampu berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap program ketahanan pangan nasional.

"Kami ingin para petani dan nelayan di Luwu Utara terus mendapatkan pengetahuan, inovasi, dan edukasi baru. Harapannya, mereka semakin kuat dan mampu menjadi bagian penting dalam mendukung swasembada pangan," ujar Andi Abdullah Rahim.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan terus memperkuat dukungan kepada pelaku usaha tani melalui berbagai program, termasuk peningkatan kapasitas, pendampingan, serta bantuan yang dapat menunjang produktivitas.

Bagi Andi Abdullah Rahim, petani dan nelayan bukan hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat luas.

"Ini adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah hadir untuk memberikan dukungan agar petani semakin produktif, mandiri, dan mampu menghasilkan pangan berkualitas," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh petani dan nelayan Kabupaten Luwu Utara yang selama ini telah bekerja keras menjaga produktivitas sektor pertanian.

Ia berharap semangat para pelaku sektor pangan terus tumbuh sehingga Luwu Utara dapat semakin memperkuat perannya sebagai salah satu daerah penopang pangan di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#PENAS XVII Gorontalo #Pemkab Luwu Utara