Redaksi : Jumat, 05 Juni 2026 16:54

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Takalar kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga integritas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Kabupaten Takalar sukses mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Prestasi bergengsi ini diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan kepada Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye. Prosesi penyerahan yang berlangsung di Kantor BPK Perwakilan Sulsel pada Jumat (5/6/2026) ini turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Dr. Muhammad Hasbi, serta Ketua DPRD Kabupaten Takalar, H. Muh. Rijal.

Raihan Opini WTP ini bukan sekadar formalitas administratif di atas kertas, melainkan sebuah manifestasi nyata dari tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan efektif. Di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye, Pemkab Takalar dinilai berhasil menerapkan standar kepatuhan yang ketat terhadap regulasi pengelolaan keuangan negara.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini. Menurutnya, mempertahankan predikat terbaik dari BPK membutuhkan kedisiplinan tinggi dari seluruh lini organisasi.

"Alhamdulillah, tahun ini Kabupaten Takalar kembali meraih Opini WTP dari BPK. Capaian ini merupakan hasil sinergi dan kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah bersama DPRD dalam mengawal pelaksanaan anggaran yang efektif, efisien, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Firdaus.

Firdaus menegaskan bahwa opini WTP dari BPK bukanlah akhir dari tujuan, melainkan sebuah fondasi. Keberhasilan ini tidak boleh membuat jajaran perangkat daerah berpuas diri, melainkan harus menjadi stimulus untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan performa birokrasi.

Ia berkomitmen untuk memastikan bahwa tata kelola keuangan yang bersih ini akan linear dengan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Takalar akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah, memperkuat akuntabilitas kinerja, serta memastikan setiap anggaran yang dikelola memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat menuju Takalar yang Maju, Unggul, dan Berdaya Saing," tambahnya.

Tiga Pilar Keberhasilan Pemkab Takalar:

1. Sinergi Kelembagaan:** Harmonisasi yang kuat antara eksekutif (Pemkab) dan legislatif (DPRD) dalam fungsi pengawasan anggaran.
2. Kepatuhan Regulasi:** Kedisiplinan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyajikan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).
3. Penguatan Internal:** Komitmen untuk terus memperketat sistem pengawasan internal guna meminimalisasi risiko penyimpangan anggaran.

Bagi Kabupaten Takalar, keberhasilan mempertahankan Opini WTP ini menjadi bukti valid bahwa daerah ini tengah bergerak ke arah yang lebih baik. Takalar tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga serius dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, terpercaya, dan mampu menjawab ekspektasi masyarakat.