Redaksi : Sabtu, 16 Mei 2026 15:17
Presiden Prabowo Subianto

NGANJUK, BUKAMATANEWSPresiden Prabowo Subianto mengakui bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah masalah. Karena itu, ia menegaskan perlunya penertiban terhadap program tersebut.

Pengakuan itu disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.601 Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5).

"Bahwa banyak masalah iya, bahwa banyak tantangan benar, MBG banyak masalah, kita harus tertibkan," ujar Prabowo sebagaimana dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Meskipun mengakui adanya kendala, Prabowo menyebut program MBG dan Koperasi Merah Putih tetap akan membangkitkan perekonomian. Ia mengklaim para kepala desa hingga bupati telah merasakan dampak positif dari program tersebut.

Presiden juga menyoroti persoalan integritas para pemimpin di daerah. Menurutnya, masih banyak unsur pimpinan yang "tidak kuat hatinya" ketika berurusan dengan uang.

"Banyak di antara unsur-unsur pimpinan kita, hatinya tidak kuat, integritasnya tidak kuat, imannya tidak kuat, berurusan dengan uang dia lupa," tegasnya.

Prabowo menegaskan tidak akan ragu untuk mencopot pejabat yang menyalahgunakan wewenang dalam pelaksanaan MBG.

"Siapapun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahkan kewenangan akan kita tertibkan, kita bersihkan, kita copot dari jabatan," katanya.

Di sisi lain, Presiden menekankan pentingnya program MBG bagi masyarakat kecil. Ia mengaku telah bertemu dengan warga yang bersyukur dan meminta agar program tersebut tidak dihentikan.

"Saya ketemu rakyat kecil, petani. 'Pak, tolong pak MBG jangan diberhentikan, ini sangat membantu cucu-cucu saya bisa makan'," tutur Prabowo menirukan percakapan dengan masyarakat.

Ke depan, program MBG akan ditopang oleh Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan juga desa-desa nelayan. Prabowo menambahkan bahwa seluruh program ini pada akhirnya akan mendukung hilirisasi dan industrialisasi nasional.

"Jadi MBG sangat penting tapi sekarang kita topang dengan Kopdes Merah Putih... ini semua akan mendukung industrialisasi," imbuhnya.