Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Selasa, 28 April 2026 11:38

Ist
Ist

Banjir Lumpur Kembali Terjadi, WALHI Sulsel Desak Penghentian Aktivitas Tambang PT PUL di Luwu Timur

Banjir yang merendam kawasan permukiman warga diduga kuat berkaitan dengan aktivitas tambang perusahaan.

LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulsel mendesak pemerintah untuk segera menghentikan aktivitas tambang nikel PT Prima Utama Lestari (PT PUL) di Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Desakan tersebut disampaikan menyusul banjir yang melanda Desa Ussu pada Senin, 27 April 2026. WALHI Sulsel menilai banjir tersebut dipicu oleh masifnya aktivitas pertambangan yang dilakukan PT PUL di wilayah tersebut.

Kepala Departemen Eksternal WALHI Sulsel, Rahmat Kottir, mengatakan banjir yang merendam kawasan permukiman warga diduga kuat berkaitan dengan aktivitas tambang perusahaan.

"Kami mendesak para pihak utamanya Pemerintah untuk menindak tegas dan menghentikan aktivitas pertambangan PT PUL. Mengingat aktivitas tambang di Ussu ini telah menyebabkan banjir, merusak akses jalan yang menghubungkan Desa Atue dengan desa-desa lain, hingga mengganggu lalu lintas provinsi. Akibatnya, aktivitas warga ikut terganggu," ujar Rahmat.

Ia menambahkan, masyarakat menjadi pihak yang paling pertama merasakan dampak dari bencana tersebut. Selain banjir, petani dan nelayan yang selama ini bergantung pada Sungai Ussu juga disebut terdampak akibat pencemaran limbah tambang.

"Kami menilai bahwa kejadian banjir dan luapan lumpur yang terjadi setiap kali hujan di sekitar area tambang PT Prima Utama Lestari merupakan bukti nyata bahwa daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup di kawasan tersebut telah terlampaui. Oleh karena itu, mengingat kondisi ini tidak bisa terus diabaikan, maka WALHI Sulawesi selatan menegaskan bahwa peristiwa ini harus segera direspon tegas oleh pemerintah dengan mengevaluasi seluruh izin operasional PT Prima Utama Lestari," tegas Rahmat Kottir. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Banjir lumpur di Luwu Timur #WALHI Sulsel #PT PUL #Prima Utama Lestari #Aktivitas tambang