Redaksi
Redaksi

Minggu, 26 April 2026 23:30

Dua Cara Mudah ke Raudhah: Kolektif Bareng Petugas atau Mandiri Lewat Aplikasi Nusuk

Dua Cara Mudah ke Raudhah: Kolektif Bareng Petugas atau Mandiri Lewat Aplikasi Nusuk

Bingung cara masuk Raudhah? Tenang, ada dua cara: daftar kolektif via petugas haji atau mandiri lewat aplikasi Nusuk.

MADINAH, BUKAMATANEWS – Rombongan pertama jamaah haji asal Indonesia telah tiba di Madinah, Arab Saudi, pada Rabu (22/4/2026). Dalam waktu dekat, ribuan jamaah lainnya akan menyusul hingga menjelang puncak haji.

Bagi mereka yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Suci, satu pertanyaan yang kerap muncul: bagaimana cara mengunjungi Raudhah—tempat mustajab di Masjid Nabawi yang berada di antara makam Rasulullah SAW dan mimbar?

Menjawab potensi kebingungan itu, petugas Pembimbing Ibadah (Bimbad) di Sektor Bir Ali, Madinah, Agus Susanto, memberikan penjelasan praktis. Ada dua jalur yang bisa dipilih jamaah haji Indonesia: kolektif melalui petugas, atau mandiri via aplikasi.

Jalur Pertama: Kolektif, Jamaah Tinggal Menunggu Jadwal
Agus menjelaskan bahwa pemerintah melalui petugas Bimbad telah memfasilitasi pendaftaran kolektif untuk masuk ke Raudhah.

"Kami kembali memfasilitasi jamaah Indonesia untuk pendaftaran kolektif untuk (masuk) Raudhah," ujar Agus pada Jumat (24/4/2026).

Dalam sistem ini, petugas Bimbad yang bertanggung jawab menginput seluruh data jamaah hingga mendapatkan tasreh (izin masuk). Satu lembar tasreh biasanya memuat maksimal 50 nama.

"Bisa jadi 50, 45, 40, tergantung kuantitas yang tersedia saat itu," katanya.

Yang perlu diketahui jamaah: fasilitas negara untuk masuk Raudhah diberikan minimal satu kali. Penjadwalannya akan diatur oleh masing-masing sektor, bekerja sama dengan Bimbad kloter.

"Jadi, jamaah tinggal menunggu saja dan bersabar. Nanti ada jadwal masing-masing, dan insyaallah jadwal ini akan diatur tidak bentrok dengan ziarah Kota Madinah," jelas Agus.

"Jadi, antara ziarah Raudhah dengan Madinah akan diatur sedemikian rupa agar semuanya bisa dinikmati oleh jamaah haji Indonesia," lanjutnya.

Jalur Kedua: Mandiri via Aplikasi Nusuk
Bagi jamaah yang ingin lebih fleksibel atau ingin berkunjung lebih dari satu kali, tersedia jalur mandiri. Caranya: unduh aplikasi Nusuk di ponsel pintar.

Setelah masuk aplikasi, klik menu 'Rawdah', lalu pilih waktu yang tersedia. Terdapat sejumlah slot waktu, mulai dari pagi (fajr), siang (dhuhr), sore (asr, magrib), hingga malam.

Dengan dua jalur ini, diharapkan jamaah haji Indonesia tidak lagi bingung. Kunjungan ke Raudhah—tempat yang luasnya hanya 22 meter dari timur ke barat dan 2 meter dari utara ke selatan itu—bisa dilakukan dengan tenang dan tertib.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Jamaah Haji 2026 #Embarkasi Makassar

Berita Populer