MAKASSAR, BUKAMATANEWS -Sebanyak 109 mahasiswa diamankan polisi usai aksi peringatan 30 tahun April Makassar Berdarah (Amarah) di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (24/4/2026) malam, yang berakhir ricuh karena bentrok dengan driver ojek online.
Dari 109 mahasiswa yang diamankan, 10 orang di antaranya perempuan dan 99 laki-laki. Mereka ditangkap aparat gabungan kepolisian setelah situasi memanas akibat bentrok dengan driver ojol.
Pengerahan pasukan dipimpin langsung Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana yang sejak awal memantau jalannya aksi demonstrasi. Polisi juga menyita senjata tajam seperti badik, parang, busur beserta pelontarnya, hingga papporo.
Ratusan mahasiswa yang diamankan terlihat berbaris di area belakang Fakultas Teknik sebelum dibawa ke Polrestabes Makassar. Mereka diangkut menggunakan dua truk Dalmas, satu kendaraan taktis, serta pikap Jatanras untuk pendataan dan pemeriksaan.
Kericuhan bermula ketika massa aksi melakukan blokade jalan hingga malam hari. Pemblokiran itu dibubarkan puluhan pria berjaket driver ojek online, yang mendapat perlawanan mahasiswa hingga terjadi aksi saling lempar batu dan petasan.
Dalam bentrokan tersebut, gerbang timur kampus UMI tampak rusak setelah dijebol. Petugas kemudian mengarahkan warga dan driver ojol untuk kembali ke rumah masing-masing guna menghindari bentrokan susulan.
Setelah area luar kampus steril, aparat masuk ke dalam kampus dan mengamankan puluhan mahasiswa yang masih berada di lokasi.
Kapolrestabes Arya Perdana mengaku sudah memantau rencana aksi tersebut sejak pagi hari. "Terkait situasi hari ini, sebenarnya tadi pagi sudah dapat info. Jadi kami sudah persiapkan anggota dalam rangka amarah ini, April Makassar Berdarah," katanya sebelum puluhan mahasiswa diamankan.
Menurut Arya, kericuhan dipicu karena penutupan jalan yang berlangsung terlalu lama sehingga menimbulkan gesekan antara mahasiswa dan driver ojol yang hendak melintas. "Karena terlalu lama jalan ditutup, ada ojol yang bersinggungan dengan mahasiswa, sehingga ada bentrok sedikit," ujarnya.
"Tetapi rekan-rekan ojol sudah keluar dan kami masih mengamankan adek-adek mahasiswa ke dalam," lanjut Arya.
Setelah bentrokan reda, Arya memastikan situasi kembali kondusif dan arus lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo normal. "Situasi sudah kondusif, jalan sudah terbuka, sudah lancar, dan rekan-rekan ojol tadi kami sudah minta untuk melanjutkan pekerjaannya," tutupnya.
BERITA TERKAIT
-
Viral! 7 Bulan Hilang, Gadis Gorontalo Ditemukan Tak Jauh dari Tempat Ayah Menumpang
-
Meresahkan, Munafri Minta Polisi Tindak Aksi Remaja Tembak-tembakan Senjata Mainan di Jalanan
-
Jaring Ratusan Kendaraan Knalpot Brong, Kasat Lantas Polrestabes Makassar dengan Tegas Bilang Tidak Ada Toleransi Bagi Pelanggar
-
Viral Selebgram Makassar Hirup Gas Whip Pink, Polisi Pastikan Bukan Narkotika
-
Wali Kota Makassar Apresiasi Polrestabes Ungkap 20 Kilogram Narkotika dan Kasus Penculikan Balqis