Evaluasi Triwulan I 2026, Bappeda Makassar Catat Realisasi Capai 28 Persen, Susun Langkah Percepatan
Evaluasi triwulan I, Bappeda catat progres pembangunan 28%, susun langkah perbaikan untuk kejar target tahunan.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menggelar rapat evaluasi kinerja pembangunan triwulan I tahun 2026 pada Selasa, 22 April 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Kota Makassar, H. Muh. Dahyal, S.Sos., M.Si., sekaligus menjadi narasumber utama dalam membahas capaian dan kendala pelaksanaan program kerja di awal tahun anggaran.

Dalam pemaparannya, H. Muh. Dahyal menyampaikan data perkembangan pelaksanaan anggaran dan kegiatan hingga akhir Maret 2026. Berdasarkan laporan yang disusun, realisasi penyerapan keuangan daerah mencapai 28 persen, sedangkan realisasi fisik pembangunan tercatat sebesar 29,2 persen dari target yang ditetapkan untuk satu tahun penuh. Angka ini menjadi gambaran awal kemajuan pembangunan di berbagai sektor wilayah Kota Makassar.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa capaian tersebut masih berada dalam batas wajar pada tahap awal pelaksanaan, namun tetap perlu mendapat perhatian serius. Beberapa faktor penghambat telah teridentifikasi, antara lain proses pengadaan barang dan jasa yang memerlukan waktu lebih lama, penyesuaian teknis di lapangan, serta keterlambatan penyampaian data pendukung dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Evaluasi ini bukan sekadar melihat angka, melainkan mencari akar permasalahan agar kita bisa segera menentukan solusi yang tepat. Jangan sampai kendala yang sama berulang dan menghambat laju pembangunan. Kita harus bertindak cepat dan terukur,” tegas H. Muh. Dahyal saat memimpin jalannya rapat.
Sebagai tindak lanjut, tim Bappeda bersama seluruh OPD terkait segera menyusun langkah-langkah percepatan yang terstruktur. Di antaranya mempercepat proses administrasi, menyederhanakan alur persetujuan yang tidak melanggar aturan, serta melakukan pemantauan rutin setiap minggu untuk memastikan setiap program berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepala Bappeda juga menekankan pentingnya prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Ia mengingatkan bahwa setiap rupiah anggaran yang digunakan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sehingga capaian kinerja tidak hanya terlihat dari laporan, tetapi juga dapat dirasakan dampaknya secara langsung oleh warga Kota Makassar.
Dengan adanya evaluasi dan penyusunan strategi percepatan ini, diharapkan laju pembangunan dapat meningkat secara signifikan pada triwulan berikutnya. Target akhir tahun yang telah ditetapkan dapat dicapai secara optimal, sehingga seluruh program prioritas dapat terselesaikan tepat waktu dan mendukung kemajuan serta kesejahteraan seluruh warga Makassar.
