129 Mahasiswa STIKes Bhayangkara Makassar Dikerahkan ke Sulbar untuk PKL
Selain melakukan penelitian, mahasiswa juga akan melakukan bakti sosial sunnatan massal yang diharapkan dapat meringankan beban warga khususnya mereka yang masih berekonomi lemah.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Sebanyak 129 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) diterjunkan ke Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) untuk mengikuti Praktek Kerja Lapang (PKL). Mahasiswa ini melaksanakan sejumlah kegiatan, mulai dari penelitian, baksos hingga simulasi penanganan bencana.

Acara pembukaan dan penerimaan peserta PKL berlangsung di Aula Kantor Camat Mapilli, Jalan Olahraga, Kelurahan Mapilli, Sabtu, 18 April 2026. Dihadiri Ketua STIKes Bhayangkara Makassar Kompol Dardin, Camat Mapilli Rahmat Rubianto, Kepala Puskesmas Mapilli Wahyudin, Kepala Desa Kurma dan Rappang Barat dan jajaran dosen dan pembimbing STIKes Bhayangkara. Hadir juga perwakilan Subsektor Mapilli, perwakilan Danramil 1402-02/Wonomulyo dan tamu undangan lain.
"Kegiatan PKL ini merupakan Tridarma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat," kata Kompol Dardin kepada wartawan, Sabtu, 18 April 2026.
Dardin mengungkapkan, setidaknya ada tiga hal yang menjadi alasan sehingga Kabupaten Polman dipilih sebagai lokasi pelaksanaan PKL mahasiswa STIKes Bhayangkara.
"STIKES Bhayangkara Makassar ini melaksanakan PKL di Kabupaten Polman alasannya antara lain, Polman ini multi etnis, alamnya cukup baik untuk dilakukan penelitian, dan warganya sangat kooperatif," tuturnya.
Dia menyebut, tahun 2026 ini adalah kali keenam mahasiswa STIKes Bhayangkara melakukan PKL di Kabupaten Polman. Tahun ini menyasar Desa Rappang Barat dan Desa Kurma di Kecamatan Mapilli.
Menurutnya, PKL mahasiswa jurusan keperawatan ini digelar selama 20 hari. Mulai tanggal 18 April hingga 7 Mei 2026. Mahasiswa akan melakukan pendataan dari rumah ke rumah pada Desa Rappang Barat dan Desa Kurma.
"Kemudian dilakukan tabulasi dan dianalisa apa masalah yang terkait dengan kesehatan keluarga, maupun kesehatan pribadi, perorangan. Sehingga dilakukan keluarga binaan, analisa dan intervensi serta evaluasi," terang Dardin.
Selain melakukan penelitian, mahasiswa juga akan melakukan bakti sosial sunnatan massal yang diharapkan dapat meringankan beban warga khususnya mereka yang masih berekonomi lemah.
"Ini adalah jiwa empati STIKes Bhayangkara terhadap masyarakat, kita laksanakan sunnatan massal dimana kita ketahui kegiatan sunnatan ini membutuhkan biaya yang cukup (banyak) untuk keluarga prasejahtera sehingga kami hadir sebagai bentuk empati melaksanakan sunnatan gratis," bebernya.
Dardin juga menyebut pelaksanaan kegiatan lain yang menjadi salah satu program unggulan STIKes Bhayangkara Makassar, yaitu simulasi penanganan bencana.
Rencananya, simulasi akan dilaksanakan di Pantai Babatoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian. Pelaksanaan simulasi akan melibatkan sejumlah komponen, mulai dari TNI-Polri, BPBD, Basarnas, medis, pihak pemerintah dan unsur terkait lain.
"Output untuk mahasiswa minimal mereka mengetahui bagaimana gambaran ketika kita kerja nanti dalam hal penanganan bencana, bekerjasama dengan seluruh elemen dan unsur yang terkait dengan kegiatan kebencanaan,” tandas Dardin.
Sementara, Camat Mapilli, Rahmat Rubianto mengaku bangga dan bersyukur atas kehadiran mahasiswa STIKes Bhayangkara yang melakukan PKL di wilayahnya. Dia berharap, seluruh kegiatan mahasiswa berjalan lancar serta dapat sejalan dengan program pemerintah setempat.
"Tentunya saya sangat bersyukur dan merasa bangga atas terpilihnya Kecamatan Mapilli sebagai lokasi pelaksanaan PKL adik-adik mahasiswa STIKes Bhayangkara. Semoga seluruh program kegiatan yang direncanakan berjalan lancar dan sejalan dengan program Bupati dan Wakil Bupati Polman, salah satunya mengenai pengentasan stunting dan kemiskinan serta pendataan ibu hamil," pungkasnya. (*)
News Feed
11 Juta Peserta PBI JKN Dialihkan, Mensos Pastikan Tepat Sasaran
18 April 2026 18:04
Sulsel Peringkat 4 Nasional Akses ELIPSKI, Bukti Penguatan Literasi Keagamaan
18 April 2026 17:53
Waspada! Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham Dicatut untuk Penipuan
18 April 2026 15:00
